Jumat, 17 November 2017

Regenerasi, pentingkah?


Setiap zaman ada pelakunya. Generasi akan terus berganti. Jangan sampai generasi setelahnya adalah generasi yang lemah. Seberapa lama kah generasi bisa bertahan. Kekuatan generasi pasti akan ada habisnya. Jangan hanya bertumpu pada satu generasi. Generasi yang baik harus melahirkan generasi yang lebih baik dari sebelumnya.

Coba kita perhatikan. Perhelatan piala dunia 2018 memberi nuansa lain. Dengan tidak hadirnya Italia dan Belanda. Kedua negara ini merupakan sosok berpengaruh dalam dunia sepakbola. Italia terkenal dengan filosofi grandel pertahanan. Belanda kiblat sepakbola dengan filosofi total football. Raksasa yang mulai tumbang karena faktor regenerasi. Belanda dan Italia belum mampu melahirkan pemanin yang mumpuni untuk bertarung di kancah dunia.

Coba bandingkan dengan Jerman. Negara spesialis semifinal piala dunia atau piala eropa. Jerman punya stok banyak dalam membuat sebuah tim. Pembenihan bibit unggul cukup banyak. Kolam-kolam diisi dengan pemain yang merata di segala posisi. Berita terakhir Jerman mampu memenangkan piala konfederasi dengan pemain yang berbeda  dari piala dunia tahun 2014. Jadi apapun yang dipakai pelatih mampu memberi kemenangan pada Jerman.

Jerman bisa bertahan dalam segala kondisi. Kalau lihat sejarah Jerman adalah negara kuat dalam sepakbola. Mereka terkenal dengan tim panser. Kolektifitas dan power yang menjadi andalan mereka. Jerman berinovasi membangun pusat latihan untuk generasi muda mereka. Semua turnamen dibuat untuk segala umur. Akomodatif terhadap semua suku bangsa. Jerman hadir menjadi negara yang multi ras.

Tahun 2006 adalah puncak turnamen bagi jerman, karena piala dunia hadir di negaranya. Sayang jerman hanya jadi semifinalis. Setelah turnamen itu ada perubahan yang mendasar. Jerman merombak semua susunan pemain. Hampir pemainya diisi generasi U21 yang memenangkan piala eropa U21. Pelatih berani berinovasi. Memberi pengalaman pada pemain muda untuk berkompetisi di piala dunia. Sungguh investi yang bagus buat Jerman. Memang Jerman tidak juara di turnamen itu. Tapi bisa masuk semifinal. Tahun 2014 adalah tahun menuai investasi itu. Jerman juara di piala dunia.

Jangan takut melakukan regenerasi. Setiap generasi harus siap digantikan. Tongkat estafet harus selalu berpindah. Agar setiap generasi bisa menghasilkan karya yang optimal. Ide baru dan tenaga baru akan membuat karya dan kerja jadi bertenaga. Kemampuan dan pembuktian adalah hak setiap generasi.

Persiapan dalam membangun generasi harus selalu ada. Jangan biarkan generasi hanya mengalir tanpa arahan. Generasi senior harus paham akan keadaan dan zaman. Jangan jadikan generasi lemah sebagai warisan. Hal ini berbahaya bagi keberlangsungan proses. Sejatinya renegerasi yang baik akan memberi perubahan dalam suatu negera atau komunitas.

Generasi penerus harus paham dan sadar. Kesadaran inilah sebagai pedoman. Agar proses estafet lancar. Jadi regenerasi itu penting. Agar estafet perjuangan selalu ada dan membara.

Kamis, 16 November 2017

3 Kekuatan Ekonomi Indonesia 2018




Ekonomi negara indonesia bergerak melamban. Pertumbuhan ekonomi masih di angka 5%. Memang tidak terlalu jelek juga tidak terlalu bagus. Sebagai negara berkembang, Indonesia selalu akan menjadi sorotan perihal perkembangan ekonomi.

Mendekati tahun 2018. Pelaku usaha akan melihat bagaimana perkembangan ekonomi secara makro atau  mikro. Gejala apapun diakhir tahun 2017 akan memberi pengaruh terhadap perkembangan ekonomi tahun 2018.

Secara garis besar ekonomi indonesia tahun 2017 mengalami sedikit goncangan. Melihat beberapa mall tutup dan daya beli masyarakat melemah. 

Goncangan politik juga sedikit mempengaruhi keadaan ekonomi. Banyaknya pilkada atau pilgub cukup signifikan memberi pengaruh terhadap skala mikro ekonomi. Padahal tahun 2018 akan ada beberapa pilkada dan pilgub di beberapa daerah. Dan juga merupakan tahun persiapan untuk pileg dan pilpres tahun 2019.

Melihat hal itu, berbekal prediksi pak Yuswohady. Kekuatan ekonomi indonesia akan dipengaruhi oleh 3 hal. Pertama, leisure economy. Kedua, digital economy. Ketiga, muslim economy. Itulah yang perlu kita pahami dan kita cek apakah akan terjadi perubahan atau tetap sama dengan tahun 2017.

Apa saja maksud dari ketiganya. Sejati nya ekonomi akan selalu bergantung dari pelaku ekonomi sendiri. Apapun yang mempengaruhi akan berimbas pada perkembangan ekonomi itu sendiri.

Leisure Economy

Paham ini adalah segala hal kegiatan ekonomi yang lebih menitik beratkan pada experience konsumen. Pengalaman yang menjadi nilai dalam ekonomi ini. Bisnis itu lebih kepada nilai lebih dari bisnis tersebut. Biasanya kepada pariwisata, kuliner dan hal-hal yang memberi nuansa pengalaman bagi konsumen. Ciri nya adalah konsumen akan diminta biaya yang lebih tapi tak ada rasa dalam mengeluarkan uang. Konsumen selalu senang kepada pengalaman tanpa melihat nilai uang yang keluar.

Pengaruh medsos khususnya instagram yang turut andil besar dalam bisnis ini. Orang sekarang kalau untuk pamer sesuatu pasti lebih suka pamer ketika liburan. Foto liburan ini sekarang menjadi nilai dalam strata kedudukan. Jadi mau mahal apapun konsumen pasti rela keluar uang karena mereka mendapat experience.

Digital Economy

Bisnis ini sudah merambah ke semua bidang. Coba kita perhatikan produk mulai merambah ke semua lini. Gojek dan traveloka cukup memberi dampak signifikan bagi perekonomian negeri ini. Fintceh juga merupakan bagian dari digital economy. Ciri digital economy biasa nya dengan harga murah akan dapat banyak. Kemudahan akses juga merupakan ciri dari jenis bisnis ini. Aset mereka juga efisien.

Toko online juga bagian dari bisnis ini. Lihat maraknya toko online yang mendapat support maksimal dari penanam modal. Persaingan harga dan kemudahan dalam akses menjadi bagian terpenting dari jenis ini.

Muslim Economy

Geliat ekonomi muslim mulai kentara. Banyak perkumpulan para sudagar muslim yang hadir dalam beberapa event. Omset para saudagar muslim juga mulai meningkat. Ada beberapa wadah para saudagar muslim. Mereka saling menguatkan dalam komunitas bisnisnya. 

Komunitas berguna dalam meningkatkan kemampuan setiap pelaku usaha atau bisnis. Pendampingan dan penguatan adalah bukti komitemen para saudagar muslim dalam menapaki jalan ekonomi ini.

Cirinya mereka semakin pintar, semakin kaya dan semakin religius. Unsur religius ini yang membimbing dan menjadi pedoman dalam usaha.

Jadi tiga hal ini cukup signifikan dalam perkembangan ekonomi 2018. Semoga bermanfaat. Selamat berjuang.  

Rabu, 15 November 2017

Pahlawan, apa yang kau cari?




Beberapa hari ini kita merayakan hari pahlawan. Biasanya diperingati 10 November tiap tahunnya. Ada yang merayakan dengan upacara atau berkunjung ke taman makam pahlawan. Kadang upacara malam hari di makam pahlawan. Anak-anak sekolah berkolaborasi dengan tentara upacara disana.

Kalau kita runut sejarah hari pahlawan. Akan banyak peristiwa yang tejadi. Agresi militer Belanda yang menjadi puncak dari sejarah ini. Menanggapi agresi militer Belanda, para ulama berembug dan mengambil sikap. Akhirnya hadirlah resolusi jihad. Panggilan jihad bagi semua komponen bangsa untuk mempertahankan kemerdekaan. Motor utama adalah ulama. Penggeraknya para santri. Tentara sebagai komponen utama perjuangan juga bersatu padu.

Indonesia hadir dengan semua perjuangan semua komponen. Air mata, darah dan keringat semua orang. Rakyat dan pemimpin bersatu dalam perjuangan. Indahnya Indonesia yang seperti ini. Rakyat dan pemimpin kompak.

Pahlawan adalah komponen terpenting dalam perjuangan. Semua orang yang berjuang adalah pahlawan. Mereka mungkin tidak dapat tanda jasa. Tapi setiap perjuangan dan hitungan dalam amal. Sekecil apapun amal akan ada nilai.

Situs wikipedia menjelaskan pahlawan berasal dari bahasa sanskerta. Pahlawan (Sanskerta: phala-wan yang berarti orang yang dari dirinya menghasilkan buah (phala) yang berkualitas bagi bangsa, negara, dan agama) adalah orang yang menonjol karena keberaniannya dan pengorbanannya dalam membela kebenaran, atau pejuang yang gagah berani.

Coba kita perhatikan, ada berapa jumlah pahlawan nasional Indonesia. Pasti banyak. Tahun ini pemerintah menetapkan 4 pahlawan nasional baru. Mereka adalah tokoh yang diusulkan daerah untuk jadi pahlawan nasional. Sungguh berbahagia keluarga dan kolega tokoh-tokoh tersebut. Jasad mereka mungkin sudah habis di dalam tanah. Tapi pemikiran dan perjuangan mereka masih ada. 

Sejati apa yang harus dilakukan generasi zaman now agar bisa memaknai hari pahlawan. Apa hanya cukup upacara aja? Atau ada yang lain. Kadang hanya normatif dan ceremonial saja yang selalu dipakai. Karya nyata generasi zaman now harus dioptimalkan. Negara ini butuh tim impian agar negara ini mampu menjadi pahlawan bagi negeranya dan dunia.

Pahlawan hadir karena mereka mampu mengatasi keterbatasan mereka. Berjuang dengan semua yang dimiliki tanpa pamrih. Sikap ini yang harus ditanam dan dilestarikan. Berjuang dengan gigih. Menjadi bagian tim impian Indonesia. Dunia menantikan kiprah manusia terbaik Indonesia dalam menata dunia. Jangan hanya sibuk dalam keributan tanpa ujung. Bersatu dan berkolaborasi untuk Indonesia lebih baik. Cukup berisik sejenak tak berkepanjangan. 

Sesungguhnya pahlawan itu anugrah bukan cita-cita. Berjuanglah dengan baik. Maka serahkan hasilnya kepada khalayak untuk menilainya. Jangan takut berjuang. Takutlah kepada kelemahan untuk tak ikut berjuang. Masih mau jadi penonton atau pelaku? Itu terserah anda.

Selamat hari pahlawan.