Jumat, 25 Agustus 2017

Konsisten itu Mahal


Kata konsisten merupakan serapan dari bahasa inggris. Dalam KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) konsisten artinya 1 tetap (tidak berubah-ubah); taat asas; ajek; 2 selaras; sesuai: perbuatan hendaknya -- dengan ucapan. Memang hal tersebut sangat mahal harganya.

Orang yang konsisten akan memberi dampak dalam setiap aktivitasnya. Mereka selalu hadir dalam prinsip yang dipegang. Enggan keluar dari patron yang bukan prinsipnya. Konsisten terbentuk dalam proses yang panjang. Perbuatan dan ucapan selalu jadi acuan orang orang menilai mereka. Nilai akan selalu hadir kebaikan ketika konsisten dalam memegangnya.

Anak-anak kecil bisa memberi pelajaran dalam bersikap konsisten. Mereka lahir ke dunia dengan proses yang cukup panjang. Mulai dari pembentukan fisik maupun pembentukan non fisik. Coba perhatikan fitrah anak-anak adalah fitrah kebaikan. Mereka adalah pejuang tangguh yang ingin memberi anugrah terbaik untuk orang tuanya.

Nilai-nilai kebaikan harus selalu kita pegang. Bentuk konsisten adalah upaya dalam memegang nilai itu. Ketika kebaikan dipegang dengan konsisten maka akan lahir sebuah keteraturan dalam kehidupan. Harmoni yang lahir dari semua orang akan memberi dampak yang baik bagi masyarakat.
Konsisten dalam kebaikan itu sangat sulit. Akan ada selalu ujian dalam menjalaninya. Itu bukti nyata ketika orang sanggup menjalani dengan baik. Maka akan terlihat seberapa jauh atau seberapa baik kualitas dalam proses menjadi konsisten.

Memang seh konsisten itu mahal. Hal kecil akan menjadi duri kalau tak mampu memperbaiki. Jangan biarkan konsisten hilang ketika orangnya gagal dalam seleksi ujian konsisten ini.    

Kamis, 24 Agustus 2017

Antri, Kenapa Sih Lama?


Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia(KKBI) antri adalah berdiri berderet-deret memanjang menunggu untuk mendapat giliran (membeli karcis, mengambil ransum, membeli bensin, dan sebagainya. Secara mendetail antri adalah bagian dari kegiatan yang dilakukan agar tertib dalam pelaksanaan sesuatu.

Pernah ngak kita antri? Pasti pernah semua. Dari hal yang terkecil sampai yang besar. Tapi kadang orang yang antri banyak yang ngak sabar. Ada berbagai alasan untuk menerobos antrian. Padahal kita tahu bagaimana perasaan kalau kita diserobot antrian. Sakit kan? Kita susah nunggu lama kok ada orang yang baru datang langsung nerobos antrian.

Budaya antri bisa menjadi cermin budaya bangsa. Semakin baik budaya antri suatu bangsa akan memberi nilai lebih dengan kepribadian bangsa tersebut. Antri mengajarkan kesabaran dan disiplin. Kita akan merasakan bahwa kesabaran menunggu antrian akan memberi pengaruh dengan tiap pribadi. Disiplin dengan tetap berdiri dengan antrian tanpa mengurangi hak orang lain. Jangan karena keinginan pribadi merusak hak orang lain.

Alasan darurat atau terburu-buru sering jadi senjata untuk ngak mau antri. Dengan jabatan dan kedudukan kadang ini jadi senjata tambahan. Tapi ngak semua kaya gitu juga seh. Kalau kita mau berpikir jernih. Antrian sudah memberi porsi kita tahu kapan dilayani. Jadi selama menunggu kita dapat pergunakan waktu dengan baik. Misal dengan membaca atau menulis ide gagasan tertentu. Jangan hanya untuk melamun atau ngobrol aja.


Di negara jepang atau negara Eropa yang sudah maju. Budaya antri sangat dijunjung tinggi. Semua pelanggaran dalam antrian akan langsung mendapat sanksi. Harusnya kita malu kalau kita ngak bisa antri. Orang Indonesia harus bisa menjunjung tinggi adat dan budaya kebaikan. Secara sejarah bangsa ini adalah bangsa besar.

Seperti pengalaman kemarin ketika antri di bank. Banyak orang yang tidak sabar menunggu. Akhirnya meninggalkan antrian. Padahal sih udah dapat nomor dan tahu akan gilirannya kapan. Sebaiknya pihak teller harus lebih tanggap denga menambah SDM untuk pelayanan. Memang ada satu pelayanan yang cukup lama untuk satu orang. Tapi eman-eman udah lama antri tapi ditinggal pergi. Tapi tak masalah itu sudah jadi pilihan setiap orang.

Pengalaman lain, ada kalanya antri untuk lewat pintu. Padahal pintu sempit. Seyogyanya orang yang mau lewat harus lihat kondisi dulu. Ada cerita dua orang yang lewat pintu gerbang yang sama antara laki-laki dan perempuan. Gerbang itu sempit karena belum terbuka lebar. Yang perempuan dengan susah payah sambil menuntun sepeda. Berusaha lewat. Tapi tanpa tak terduga ada seorang laki-laki yang terburu-buru dari arah berlawanan tanpa bersalah langsung lewat. Akhirnya terjadi tabrakan atau gesekan antar keduanya.

Sungguh aneh sih. Hanya karena terburu-buru laki-laki itu lebih memilih egonya untuk lewat. Padahal kalau mau lebih baik, harusnya bergantian. Atau buka gerbangnya lebih lebar. Tapi ya sudahlah namanya juga orang. Pasti karena terburu-buru dia lupa sekitanya.

Ya inilah pelajaran. Bahwasanya antri mengajarkan kesabaran dan disiplin.

Rabu, 23 Agustus 2017

Sadar lah Para Perokok



Negara kita adalah negara besar. Negara berkembang yang berusaha memperbaiki kesejahteraan masyarakat. Tingkat kemiskinan semakin memburuk tatkala ekonomi melemah. Tingkat kesejahteraan negara kita memang masih di bawah standart.

Sekarang pemerintah sudah mencanangkan hari tanpa tembakau. Rokok memang harus dikendalikan. Baik skala hulu atau hilir. Harga mulai dibuat lebih mahal. Kampanye tentang bahaya rokok sudah banyak. Komnas pengendali tembakau juga sudah ada. Peran serta pemerintah mulai banyak dalam hal pengendalian tembakau.

Sudah banyak undang-undang yang mengatur tentang pengendalian tembakau. Peraturan pemeritah, peraturan menteri kesehatan dan peraturan daerah sudah banyak membahas hal itu. Ada daerah yang harus bebas rokok. Jadi secara aturan sudah ada. Tinggal optimalisasi pelaksanaan aturan tersebut.

Data perokok sudah dirilis. Hampir 64,5 % perokok adalah laki-laki. Tapi sekarang anak-anak pun sudh jadi perokok aktif. Fenomena ini cukup memprihatinkan. Anak-anak harus menjadi perhatian bersama ketika mereka menjadi perokok aktif. Harusnya mereka adalah orang kita lindungi dari paparan asap rokok.

Bahaya paparan asap rokok memang cukup berbahaya. Selain bagi perokok aktif juga bagi perokok pasif. Selain ganguan pernapasan, kanker dan lain sebagainya. Semakin kita telusuri paparan asap rokok lebih berbahaya dari asap kendaraan.

Pemerintah melalui komnas pengendalian tembakau telah mebuat rilis video tentang akibat paparan asap rokok. Di video tersebut sudah banyak korban paparan asap rokok baik perokok aktif dan perokok pasif. Kampanye bahaya rokok pun sudah sampai di bungkus rokok. Dari gambar yang menakutkan sampai gambar bayi yang dekat asap rokok.

Kabar terbaru ada bayi yang meninggal ketika aqiqah akibat paparan asap rokok. Sungguh malang nasib bayi dan orang tunya. Ketika hari bahagia menjadi hari yang menyedihkan. Sadarlah wahai para perokok.

Asapmu bukan hanya bahaya untukmu, tapi bahaya juga buat orang sekitarmu.

Selasa, 22 Agustus 2017

Kebebasan Orang Gila





Fenomena orang gila sekitar kita sudah dijumpai sejak lama. Mereka adalah hasil dari keadaan sekitar yang memberi dampak pada pribadi orang gila. Orang gila memang sudah lama ada. Populasi semakin banyak di kota besar.

Pagi ini aku lihat di jalan orang gila yang beraksi joget ceria di jalan raya. Dengan senangnya dia berjoget. Tanpa beban dan bebas berekpresi. Asik dan bebas bagi akal mereka. Hidup ringan dan bebas dimana saja. Tanpa tanggung jawab dan beban hidup.

Pernah aku amati wajah orang gila bisa awet muda. Padahal tanpa perawatan di skincare. Tapi yang tidak terawat adalah badannya. Mereka tak mandi dan tak ganti pakaian. Tapi herannya wajahnya bisa awet muda ya.

Dalam hukum dan agama, orang gila bebas dari keduanya. Hukum akan lepas tangan jika pelaku kejahatan adalah orang gila. Makanya akan selalu ada tes kejiwaan bagi pelaku kriminal yang sadis. Contohnya Ryan yang jagal dari Jombang atau sumanto sang manusia kanibal. Kalau masih ingat lagi banyak kejahatan yang selalu ada tes kejiwaan bagi pelakunya.

Dalam agama orang gila tak beban melaksanakan perintah atau larangan agama. Mereka tidak terbebani syari’at. Karena syarat utama orang beragama yang pertama adalah berakal atau tidak gila. Sejatinya memang orang gila tak dapat membedakan antara baik dan benar. Hadist juga memberi gambaran bahwa pena akan terangkat bagi orang gila karena amalnya tidak bisa menjadi acuan dalam beragama.

Jadi orang gila adalah orang bebas. Bebas dari hukum dan agama. Sejatinya mereka orang bebas sebebasnya. Selamat bagi orang gila. Hidupmu bebas.

Senin, 21 Agustus 2017

Enggan


Siapa yang mau hidup hanya diam aja. Pasti ngak ada yang mau. Darah dalam tubuh ini selalu bergerak setiap hari. Beredar dari jantung keseluruh tubuh. Membawa makanan yang dibutuhkan, serta membawa zat yang tidak diperlukan tubuh untuk disaring.

Artinya semua dalam tubuh manusia selalu bergerak. Setiap tarikan nafas juga itu merupakan gerakan. Berawal dari menghirup O2 dan mengeluarkan CO2.

Kalau diri ini enggan bergerak. Harusnya malu. Bergerak adalah fitrah. Ya kalau mager atau malas gerak karena motivasi untuk jeda, itu tak masalah. Tapi kalau hanya alasan malas aja, itu perlu dihindari.

Kemalasan yang menumpuk akan mempersulit gerak. Sistem akan sulit terbangun dengan baik. Tujuan akan sulit terwujud. Proses akan susah berjalan.

Sudahilah keengganan dalam bergerak. Bergerak selangkah demi selangkah.

Minggu, 20 Agustus 2017

Dwi Warna


Merah putih itu identitas bangsaku. Bendera yang setiap upacara selalu dikerek di tiang bendera. Dibawa oleh pasukan pengibar bendera. Bergerak mengudara dengan gagahnya. Setiap tiupan angin memberi kesan kalau kau gagah di tiang bendera.

Tiap negera pasti punya bendera. Warnanya beda-beda. Tapi kalau kau tahu merah putih warna manusia. Kalau tahu lirik lagu Gombloh gebyar-gebyar ada bait merah darahku putih tulangku. Itu pertanda ada semangat jiwa merah putih dalam manusia indonesia. 

Cukuplah kita tahu. Bahwa perjuangan mengibarkan merah putih selalu ada cerita heroik. Jangan takut tanah ini menjadi saksi setiap perjuangan para pahlawan.

Sabtu, 19 Agustus 2017

Bersama


Kita adalah kumpulan manusia. Punya rasa dan sikap yang berbeda. Tapi ketika bersama semua jadi satu. Padu dan menjadi utuh. Seandainya kau tahu bersama itu bersabar.

Sabar agar tujuan bisa tercapai. Sabar dalam prosesnya. Andai kau tak sabar kau akan keluar dari barisan. Cukup kebersamaan ini terus sampai akhir.

Ya namanya proses. Semua ada tahapan dan waktu. Jangan mudah mengeluh atau berselisih. Seandainya kalau tahu peluh dan lelah selalu ada nilai.

Selamat hari merdeka. 72 Tahun indonesia merdeka.

Jumat, 18 Agustus 2017

Orang Baik

Menjadi orang baik itu banyak temannya lho.
Contoh saja lihat di group icj(Info cegatan jogja) atau komunitas jogja nyah nyoh atau lainnya. Banyak hal positif yang sederhana. 


Misal ketika banyak orang yang butuh bantuan banyak respon yang baik dari membernya. Sekali kebaikan ditularkan akan banyak kebaikan yang lain yang dilakukan. 

Contohnya sekarang banyak orang yang ringan tangan membantu orang yang kehabisan bensin. Ada yang memberi bantuan dengan mendorong motornya menuju kedai bensin terdekat.

Ada yang langsung membelikan bensin tanpa mengharap uang. Inilah contoh nyata kebaikan yang bergulir. 

Banyak slogan jangan bosan jadi orang baik.