Jumat, 15 Desember 2017

MERAH ZAMAN NOW

Oleh : Ummu alifan.

Waktu  kecil aku suka sekali warna merah. Jika dapet beberapa permen atau ager - ager bermacam warna. Maka aku akan selalu memilih warna merah.

Zaman itu merah ya merah aja. Tidak ada merah cabe, merah hati, merah marun.pokoknya merah.

Masuk usia SD warna kesukaanku berganti menjadi hijau, ungu, dan pink. Setiap ada pekerjaan mewarnai atau menggambar, tiga warna itulah yang paling menonjol dari karyaku.
Aku punya teman yang menyukai warna kuning dan biru. Dulu aku heran, apa sih bagusnya dua warna itu. 🤔🤔.
Dia Sama sepertiku. Karya menggambar atau mewarnainya  penuh dengan dua warna itu, kuning dan biru.

Saat  SMA aku baru sadar bahwa biru itu cantik. Warna kesukaanku mulai berganti menjadi biru. Apapun benda yg berwarna biru,,aku suka. Ketertarikan ini masih terus berlangsung sampai aku kuliah. Baju biru, sprei biru. Pokoknya maniak biru.
Baru menjelang lulus kuliah aku seperti kembali ke masa kecilku. Warna yang paling menarik hatiku adalah merah. Merah hati dan merah maroon.

Singkat cerita aku menikah. Ternyata suamiku juga suka warna merah dan pink.jadilah setiap mau beli baju, maka baju yg dia pilihkan untukku berunsur merah atau pink.

Kesukaan warnaku ternyata menurun ke anak keduaku.
Ia suka sekali warna merah. Sepulang sekolah,,anakku merasa  sangat bangga ketika di sekolah berhasil meletakkan tasnya di loker warna merah, makan dengan piring warna merah.😃😀

Jadi tidak salah jika mungkin keluargaku disebut keluarga merah.

Merah apa ya??.🤔

Ah merah maroon sajalah. Biar kekinian.
Merah zaman now😂😂

Apakah anda yang membaca juga suka merah???🍎🍎😊😊.

Yogya, 1 Des 2017

Kamis, 14 Desember 2017

Resume Seminar Parenting Mengenal Fitrah Based Education oleh Ust.Harry Santosa


Nurul Huda Islamic Center UNS, 9 Desember 2017.

Oleh: Nunik Nurhayati, Solo

Jangan pernah banding2 kan anak. Karena setiap mereka punya keistimewaan masing2. Umar bin khatab hebat tapi tidak pernah dipilih menjadi panglima perang. Karena basic nya Umar tempramental..maka yg menjadi panglima perang adalah Khalid bin Walid yg tenang dan bisa mengambil keputusan dengan tepat di lapangan karena ketenangannya.
 
Anak yang cengeng bisa jadi ia mempunyai potensi perasa. Banyak penulis yang berhasil memfilmkan novelnya karena menyentuh hati audience nya.
 
Anak yang cerewet bisa jadi kedepannya ia adalah public relation, dosen, ulama, MC ,dll.
 
Anak yang keras kepala bisa jadi kedepannya ia adalah pemimpin besar.
 
Kenakalan adalah jeritan hati yg belum ketemu jalan keluarnya atau potensi yang belum tampak buahnya.
 
Ibaratnya pohon yang belum berbuah dikasih pupuk dan air yang banyak. Akhirnya busuk. Yang diperlukan adalah kesabaran dengan pupuk yang tepat.
 
Anak yang suka suudzon bisa jadi kedepannya menjadi detektif, aparat penegak hukum yang membutuhkan potensi analisa dan kewaspadaan.
 
Motivasi dari luar atau training sekarang SDH tidak laku. Karena tidak dianggap efektif. Yang sekarang laku adalah motivasi dari dalam diri sendiri.
 
Apapun yg Allah berikan pada anak kita harus ridho. Karena keridhoan orang tua adalah awal membuka potensi anak-anak nya..
 
Menyusui bukan sekedar proses memberi nutrisi tapi proses mengajarkan aqidah. Maka jangan disambi, tapi fokus sentuhan ke sentuhan, tatapan ke tatapan.. karena proses menyusui adalah transfer pesan dari Rabb kepada ibu kepada anaknya . 

Membesarkan anak bukan untuk menjadi sarjana, tapi menjadi peran peradaban.
 
Anak dibawah 7 tahun harus dikenalkan dengan aqidah tapi jangan doktrin dan penuh ketakutan misalnya tentang neraka.. Tapi ceritakan dengan cinta misalnya tentang pesona surga. Buat anak terpesona dengan Rabb nya. Setiap adzan bisa dipeluk anaknya dan ucapkan kata2 hikmah.. Perintah sholat adalah 7 tahun. Jadi jangan paksa anak tertib sholat sebelum 7tahun.
 
Anak dibawah 7tahun masih individualitas karena belum paham rules. Egosentris. Jadi normal dan wajar jika punya keinginan atau tidak mau berbagi. Bukan membiarkan  akhlaq yang tidak baik. Tapi biarkan fitrah nya, Jangan dipaksa berbagi. Utamakan anak kita jika berebutan mainan.
 
Anak2 yg puas egonya dibawah 7 tahun akan mudah berbagi setelahnya. Tapi jika dibawah 7 tahun sudah diciderai fitrahnya ia akan menjadi anak yang gugup, Tidak mampu mengambil keputusan, dll.
 
Buat anak cinta Qur'an jangan paksa anak bisa dan hafal baca Qur'an . Ajari anak cinta buku bukan bisa baca buku. Karena anak yang cinta buku akan membaca seumur hidup nya.
 
Dalam pendidikan agama bukan sekedar sebanyak apa anak paham agama. Tapi sejauh mana mereka semangat belajar agama.
 
Tugas kita bukan sebanyak apa mengajarkan pengetahuan karena ilmu pengetahuan berkembang terus menerus. Tugas kita adalah menanamkan kepada anak-anak gairah mereka mencari ilmu dan memecahkan permasalahan yang ada di alam semesta.
 
Kenangan indah dengan org tua saat kecil, akan terekam dan membekas di ingatan anak2 di masa depannya. Kalau kita sibuk mendidik anak 0-15 tahun, setelah 15 tahun kita akan menuai senyuman. Jika kita tidak sibuk mendidik anak 0-15 tahun, maka kita akan menuai kesedihan.
 
Jangan menyerahkan anak sepenuhnya ke sekolah. Tapi orang tua harus hands on. Sekolah hanya memberi pengetahuan. Akhlaq adalah tugas orang tua.
 
Tiada kebetulan dimuka bumi. Kita dilahirkan dimuka bumi bukan karena kebetulan. Kita ditemukan pasangan kita bukan karena kebetulan. Setiap penciptaan pasti ada maksudnya. Manusia diciptakan untuk beribadah dan sebagai khilafah. Setiap maksud ada tugas nya. Seorang yg tidak tahu maksud ia diciptakan, ia tidak akan tahu apa tugas yg harus ia lakukan.
 
Temukan lah peran terbaik untuk melaksanakan tugas penciptaan. Modal utamanya adalah fitrah.
 
Semua fitrah manusia harus dioptimalkan secara seimbang.

Sabtu, 09 Desember 2017

Agar Tidak Terhina Dunia Akhirat karena Hutang, Lakukan 7 Hal Ini

Membayar hutang merupakan kewajiban yang harus disegerakan. Hal itu merupakan bagian dari penyelesaian masalah. Banyak orang yang terhina karena hutang. Harta yang dikumpulkan kadang hilang ketika hutang tak segera dilunasi. Menunda membayar hutang adalah jebakan dalam kehidupan.

Hutang merupakan pinjaman yang diberikan seseorang kepada orang lain dalam jumlah tertentu dan harus dikembalikan dalam waktu yang telah ditentukan. Sikap terbaik saat memiliki hutang adalah dengan segera melunasinya.

Fenomena hutang sudah banyak di semua lapisan masyarakat. Baik keluarga maupun negara. Jumlah dari sedikit sampai banyak. Prinsip pertama yang harus dipegang adalah hutang harus segera dilunasi. Kesadaran inilah yang menjadi pedoman. Jangan menunda apalagi menghindar dari melunasi.

Banyak orang yang susah melunasi hutang. Mereka hidup dalam lingkaran hutang, tanpa bisa keluar. Berputar tanpa ujung. Ibarat lingakaran setan. Beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya hal ini, antara lain:
  1. Kurangnya kesadaran untuk segera melunasi,
  2. Pengeluaran lebih besar dari pendapatan,
  3. Hutang bukan untuk kebutuhan mendesak,
  4. Kurang tepat dalam pengunaan uang,
  5. Salah dalam prioritas anggaran.
Setelah tahu faktor yang mempengaruhi kesulitan dalam melunasi hutang, orang yang berhutang harus segera berubah. Mereka harus membuat rencana pelunasan yang terbaik.

Manusia pada umumnya lebih mengunakan akal dalam melunasi hutang. Padahal akal saja belum cukup. Harus ada tambahan strategi. Karena banyak orang yang mampu melunasi hutang dengan melakukan hal-hal di luar nalarnya. Ibarat bahasa seperti rezeki yang tak terduga.

Jangan sampai awalnya mau melunasi hutang, tapi malah berhutang makin dalam. Bukan buka lubang tutup lubang. Tapi buka lubang makin dalam.

Sebaiknya, hutang ini dimaknai sebagai sebuah proses yang diutamakan. Prioritas utama dalam melunasi. Kesadaran harus selalu dihadirkan. Buat tata laksana pelunasan hutang yang baik. Disiplin anggaran dan komiteman pada rencana.

Sebelum itu semua, orang yang berhutang harus evaluasi diri. Kenapa hutangnya tak kunjung lunas. Ada apakah pada dirinya? Dosa apakah yang masih menempel? Dalam tahap ini, ada beberapa tahapan yang harus dilakukan:
  1. Perbanyak istighfar,
  2. Bertaubatlah dari segala dosa,
  3. Perbaiki sholat,sebisa mungkin berjama’ah di masjid,
  4. Tambah dengan ibadah sunnah yang utama seperti sholat tahajud, baca qur’an dan sholat dhuha,
  5. Meminta maaf dan meminta doa kepada kedua orang tua,
  6. Temui orang yang memberi hutang dan buat perjanjian baru,
  7. Cari tambahan penghasilan.
Berhutang itu menjadikan manusia terhina di siang hari dan gelisah di malam hari.

Terbit di http://kisahikmah.com


Jumat, 17 November 2017

Regenerasi, pentingkah?


Setiap zaman ada pelakunya. Generasi akan terus berganti. Jangan sampai generasi setelahnya adalah generasi yang lemah. Seberapa lama kah generasi bisa bertahan. Kekuatan generasi pasti akan ada habisnya. Jangan hanya bertumpu pada satu generasi. Generasi yang baik harus melahirkan generasi yang lebih baik dari sebelumnya.

Coba kita perhatikan. Perhelatan piala dunia 2018 memberi nuansa lain. Dengan tidak hadirnya Italia dan Belanda. Kedua negara ini merupakan sosok berpengaruh dalam dunia sepakbola. Italia terkenal dengan filosofi grandel pertahanan. Belanda kiblat sepakbola dengan filosofi total football. Raksasa yang mulai tumbang karena faktor regenerasi. Belanda dan Italia belum mampu melahirkan pemanin yang mumpuni untuk bertarung di kancah dunia.

Coba bandingkan dengan Jerman. Negara spesialis semifinal piala dunia atau piala eropa. Jerman punya stok banyak dalam membuat sebuah tim. Pembenihan bibit unggul cukup banyak. Kolam-kolam diisi dengan pemain yang merata di segala posisi. Berita terakhir Jerman mampu memenangkan piala konfederasi dengan pemain yang berbeda  dari piala dunia tahun 2014. Jadi apapun yang dipakai pelatih mampu memberi kemenangan pada Jerman.

Jerman bisa bertahan dalam segala kondisi. Kalau lihat sejarah Jerman adalah negara kuat dalam sepakbola. Mereka terkenal dengan tim panser. Kolektifitas dan power yang menjadi andalan mereka. Jerman berinovasi membangun pusat latihan untuk generasi muda mereka. Semua turnamen dibuat untuk segala umur. Akomodatif terhadap semua suku bangsa. Jerman hadir menjadi negara yang multi ras.

Tahun 2006 adalah puncak turnamen bagi jerman, karena piala dunia hadir di negaranya. Sayang jerman hanya jadi semifinalis. Setelah turnamen itu ada perubahan yang mendasar. Jerman merombak semua susunan pemain. Hampir pemainya diisi generasi U21 yang memenangkan piala eropa U21. Pelatih berani berinovasi. Memberi pengalaman pada pemain muda untuk berkompetisi di piala dunia. Sungguh investi yang bagus buat Jerman. Memang Jerman tidak juara di turnamen itu. Tapi bisa masuk semifinal. Tahun 2014 adalah tahun menuai investasi itu. Jerman juara di piala dunia.

Jangan takut melakukan regenerasi. Setiap generasi harus siap digantikan. Tongkat estafet harus selalu berpindah. Agar setiap generasi bisa menghasilkan karya yang optimal. Ide baru dan tenaga baru akan membuat karya dan kerja jadi bertenaga. Kemampuan dan pembuktian adalah hak setiap generasi.

Persiapan dalam membangun generasi harus selalu ada. Jangan biarkan generasi hanya mengalir tanpa arahan. Generasi senior harus paham akan keadaan dan zaman. Jangan jadikan generasi lemah sebagai warisan. Hal ini berbahaya bagi keberlangsungan proses. Sejatinya renegerasi yang baik akan memberi perubahan dalam suatu negera atau komunitas.

Generasi penerus harus paham dan sadar. Kesadaran inilah sebagai pedoman. Agar proses estafet lancar. Jadi regenerasi itu penting. Agar estafet perjuangan selalu ada dan membara.

Kamis, 16 November 2017

3 Kekuatan Ekonomi Indonesia 2018




Ekonomi negara indonesia bergerak melamban. Pertumbuhan ekonomi masih di angka 5%. Memang tidak terlalu jelek juga tidak terlalu bagus. Sebagai negara berkembang, Indonesia selalu akan menjadi sorotan perihal perkembangan ekonomi.

Mendekati tahun 2018. Pelaku usaha akan melihat bagaimana perkembangan ekonomi secara makro atau  mikro. Gejala apapun diakhir tahun 2017 akan memberi pengaruh terhadap perkembangan ekonomi tahun 2018.

Secara garis besar ekonomi indonesia tahun 2017 mengalami sedikit goncangan. Melihat beberapa mall tutup dan daya beli masyarakat melemah. 

Goncangan politik juga sedikit mempengaruhi keadaan ekonomi. Banyaknya pilkada atau pilgub cukup signifikan memberi pengaruh terhadap skala mikro ekonomi. Padahal tahun 2018 akan ada beberapa pilkada dan pilgub di beberapa daerah. Dan juga merupakan tahun persiapan untuk pileg dan pilpres tahun 2019.

Melihat hal itu, berbekal prediksi pak Yuswohady. Kekuatan ekonomi indonesia akan dipengaruhi oleh 3 hal. Pertama, leisure economy. Kedua, digital economy. Ketiga, muslim economy. Itulah yang perlu kita pahami dan kita cek apakah akan terjadi perubahan atau tetap sama dengan tahun 2017.

Apa saja maksud dari ketiganya. Sejati nya ekonomi akan selalu bergantung dari pelaku ekonomi sendiri. Apapun yang mempengaruhi akan berimbas pada perkembangan ekonomi itu sendiri.

Leisure Economy

Paham ini adalah segala hal kegiatan ekonomi yang lebih menitik beratkan pada experience konsumen. Pengalaman yang menjadi nilai dalam ekonomi ini. Bisnis itu lebih kepada nilai lebih dari bisnis tersebut. Biasanya kepada pariwisata, kuliner dan hal-hal yang memberi nuansa pengalaman bagi konsumen. Ciri nya adalah konsumen akan diminta biaya yang lebih tapi tak ada rasa dalam mengeluarkan uang. Konsumen selalu senang kepada pengalaman tanpa melihat nilai uang yang keluar.

Pengaruh medsos khususnya instagram yang turut andil besar dalam bisnis ini. Orang sekarang kalau untuk pamer sesuatu pasti lebih suka pamer ketika liburan. Foto liburan ini sekarang menjadi nilai dalam strata kedudukan. Jadi mau mahal apapun konsumen pasti rela keluar uang karena mereka mendapat experience.

Digital Economy

Bisnis ini sudah merambah ke semua bidang. Coba kita perhatikan produk mulai merambah ke semua lini. Gojek dan traveloka cukup memberi dampak signifikan bagi perekonomian negeri ini. Fintceh juga merupakan bagian dari digital economy. Ciri digital economy biasa nya dengan harga murah akan dapat banyak. Kemudahan akses juga merupakan ciri dari jenis bisnis ini. Aset mereka juga efisien.

Toko online juga bagian dari bisnis ini. Lihat maraknya toko online yang mendapat support maksimal dari penanam modal. Persaingan harga dan kemudahan dalam akses menjadi bagian terpenting dari jenis ini.

Muslim Economy

Geliat ekonomi muslim mulai kentara. Banyak perkumpulan para sudagar muslim yang hadir dalam beberapa event. Omset para saudagar muslim juga mulai meningkat. Ada beberapa wadah para saudagar muslim. Mereka saling menguatkan dalam komunitas bisnisnya. 

Komunitas berguna dalam meningkatkan kemampuan setiap pelaku usaha atau bisnis. Pendampingan dan penguatan adalah bukti komitemen para saudagar muslim dalam menapaki jalan ekonomi ini.

Cirinya mereka semakin pintar, semakin kaya dan semakin religius. Unsur religius ini yang membimbing dan menjadi pedoman dalam usaha.

Jadi tiga hal ini cukup signifikan dalam perkembangan ekonomi 2018. Semoga bermanfaat. Selamat berjuang.  

Rabu, 15 November 2017

Pahlawan, apa yang kau cari?




Beberapa hari ini kita merayakan hari pahlawan. Biasanya diperingati 10 November tiap tahunnya. Ada yang merayakan dengan upacara atau berkunjung ke taman makam pahlawan. Kadang upacara malam hari di makam pahlawan. Anak-anak sekolah berkolaborasi dengan tentara upacara disana.

Kalau kita runut sejarah hari pahlawan. Akan banyak peristiwa yang tejadi. Agresi militer Belanda yang menjadi puncak dari sejarah ini. Menanggapi agresi militer Belanda, para ulama berembug dan mengambil sikap. Akhirnya hadirlah resolusi jihad. Panggilan jihad bagi semua komponen bangsa untuk mempertahankan kemerdekaan. Motor utama adalah ulama. Penggeraknya para santri. Tentara sebagai komponen utama perjuangan juga bersatu padu.

Indonesia hadir dengan semua perjuangan semua komponen. Air mata, darah dan keringat semua orang. Rakyat dan pemimpin bersatu dalam perjuangan. Indahnya Indonesia yang seperti ini. Rakyat dan pemimpin kompak.

Pahlawan adalah komponen terpenting dalam perjuangan. Semua orang yang berjuang adalah pahlawan. Mereka mungkin tidak dapat tanda jasa. Tapi setiap perjuangan dan hitungan dalam amal. Sekecil apapun amal akan ada nilai.

Situs wikipedia menjelaskan pahlawan berasal dari bahasa sanskerta. Pahlawan (Sanskerta: phala-wan yang berarti orang yang dari dirinya menghasilkan buah (phala) yang berkualitas bagi bangsa, negara, dan agama) adalah orang yang menonjol karena keberaniannya dan pengorbanannya dalam membela kebenaran, atau pejuang yang gagah berani.

Coba kita perhatikan, ada berapa jumlah pahlawan nasional Indonesia. Pasti banyak. Tahun ini pemerintah menetapkan 4 pahlawan nasional baru. Mereka adalah tokoh yang diusulkan daerah untuk jadi pahlawan nasional. Sungguh berbahagia keluarga dan kolega tokoh-tokoh tersebut. Jasad mereka mungkin sudah habis di dalam tanah. Tapi pemikiran dan perjuangan mereka masih ada. 

Sejati apa yang harus dilakukan generasi zaman now agar bisa memaknai hari pahlawan. Apa hanya cukup upacara aja? Atau ada yang lain. Kadang hanya normatif dan ceremonial saja yang selalu dipakai. Karya nyata generasi zaman now harus dioptimalkan. Negara ini butuh tim impian agar negara ini mampu menjadi pahlawan bagi negeranya dan dunia.

Pahlawan hadir karena mereka mampu mengatasi keterbatasan mereka. Berjuang dengan semua yang dimiliki tanpa pamrih. Sikap ini yang harus ditanam dan dilestarikan. Berjuang dengan gigih. Menjadi bagian tim impian Indonesia. Dunia menantikan kiprah manusia terbaik Indonesia dalam menata dunia. Jangan hanya sibuk dalam keributan tanpa ujung. Bersatu dan berkolaborasi untuk Indonesia lebih baik. Cukup berisik sejenak tak berkepanjangan. 

Sesungguhnya pahlawan itu anugrah bukan cita-cita. Berjuanglah dengan baik. Maka serahkan hasilnya kepada khalayak untuk menilainya. Jangan takut berjuang. Takutlah kepada kelemahan untuk tak ikut berjuang. Masih mau jadi penonton atau pelaku? Itu terserah anda.

Selamat hari pahlawan.

Jumat, 25 Agustus 2017

Konsisten itu Mahal


Kata konsisten merupakan serapan dari bahasa inggris. Dalam KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) konsisten artinya 1 tetap (tidak berubah-ubah); taat asas; ajek; 2 selaras; sesuai: perbuatan hendaknya -- dengan ucapan. Memang hal tersebut sangat mahal harganya.

Orang yang konsisten akan memberi dampak dalam setiap aktivitasnya. Mereka selalu hadir dalam prinsip yang dipegang. Enggan keluar dari patron yang bukan prinsipnya. Konsisten terbentuk dalam proses yang panjang. Perbuatan dan ucapan selalu jadi acuan orang orang menilai mereka. Nilai akan selalu hadir kebaikan ketika konsisten dalam memegangnya.

Anak-anak kecil bisa memberi pelajaran dalam bersikap konsisten. Mereka lahir ke dunia dengan proses yang cukup panjang. Mulai dari pembentukan fisik maupun pembentukan non fisik. Coba perhatikan fitrah anak-anak adalah fitrah kebaikan. Mereka adalah pejuang tangguh yang ingin memberi anugrah terbaik untuk orang tuanya.

Nilai-nilai kebaikan harus selalu kita pegang. Bentuk konsisten adalah upaya dalam memegang nilai itu. Ketika kebaikan dipegang dengan konsisten maka akan lahir sebuah keteraturan dalam kehidupan. Harmoni yang lahir dari semua orang akan memberi dampak yang baik bagi masyarakat.
Konsisten dalam kebaikan itu sangat sulit. Akan ada selalu ujian dalam menjalaninya. Itu bukti nyata ketika orang sanggup menjalani dengan baik. Maka akan terlihat seberapa jauh atau seberapa baik kualitas dalam proses menjadi konsisten.

Memang seh konsisten itu mahal. Hal kecil akan menjadi duri kalau tak mampu memperbaiki. Jangan biarkan konsisten hilang ketika orangnya gagal dalam seleksi ujian konsisten ini.    

Kamis, 24 Agustus 2017

Antri, Kenapa Sih Lama?


Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia(KKBI) antri adalah berdiri berderet-deret memanjang menunggu untuk mendapat giliran (membeli karcis, mengambil ransum, membeli bensin, dan sebagainya. Secara mendetail antri adalah bagian dari kegiatan yang dilakukan agar tertib dalam pelaksanaan sesuatu.

Pernah ngak kita antri? Pasti pernah semua. Dari hal yang terkecil sampai yang besar. Tapi kadang orang yang antri banyak yang ngak sabar. Ada berbagai alasan untuk menerobos antrian. Padahal kita tahu bagaimana perasaan kalau kita diserobot antrian. Sakit kan? Kita susah nunggu lama kok ada orang yang baru datang langsung nerobos antrian.

Budaya antri bisa menjadi cermin budaya bangsa. Semakin baik budaya antri suatu bangsa akan memberi nilai lebih dengan kepribadian bangsa tersebut. Antri mengajarkan kesabaran dan disiplin. Kita akan merasakan bahwa kesabaran menunggu antrian akan memberi pengaruh dengan tiap pribadi. Disiplin dengan tetap berdiri dengan antrian tanpa mengurangi hak orang lain. Jangan karena keinginan pribadi merusak hak orang lain.

Alasan darurat atau terburu-buru sering jadi senjata untuk ngak mau antri. Dengan jabatan dan kedudukan kadang ini jadi senjata tambahan. Tapi ngak semua kaya gitu juga seh. Kalau kita mau berpikir jernih. Antrian sudah memberi porsi kita tahu kapan dilayani. Jadi selama menunggu kita dapat pergunakan waktu dengan baik. Misal dengan membaca atau menulis ide gagasan tertentu. Jangan hanya untuk melamun atau ngobrol aja.


Di negara jepang atau negara Eropa yang sudah maju. Budaya antri sangat dijunjung tinggi. Semua pelanggaran dalam antrian akan langsung mendapat sanksi. Harusnya kita malu kalau kita ngak bisa antri. Orang Indonesia harus bisa menjunjung tinggi adat dan budaya kebaikan. Secara sejarah bangsa ini adalah bangsa besar.

Seperti pengalaman kemarin ketika antri di bank. Banyak orang yang tidak sabar menunggu. Akhirnya meninggalkan antrian. Padahal sih udah dapat nomor dan tahu akan gilirannya kapan. Sebaiknya pihak teller harus lebih tanggap denga menambah SDM untuk pelayanan. Memang ada satu pelayanan yang cukup lama untuk satu orang. Tapi eman-eman udah lama antri tapi ditinggal pergi. Tapi tak masalah itu sudah jadi pilihan setiap orang.

Pengalaman lain, ada kalanya antri untuk lewat pintu. Padahal pintu sempit. Seyogyanya orang yang mau lewat harus lihat kondisi dulu. Ada cerita dua orang yang lewat pintu gerbang yang sama antara laki-laki dan perempuan. Gerbang itu sempit karena belum terbuka lebar. Yang perempuan dengan susah payah sambil menuntun sepeda. Berusaha lewat. Tapi tanpa tak terduga ada seorang laki-laki yang terburu-buru dari arah berlawanan tanpa bersalah langsung lewat. Akhirnya terjadi tabrakan atau gesekan antar keduanya.

Sungguh aneh sih. Hanya karena terburu-buru laki-laki itu lebih memilih egonya untuk lewat. Padahal kalau mau lebih baik, harusnya bergantian. Atau buka gerbangnya lebih lebar. Tapi ya sudahlah namanya juga orang. Pasti karena terburu-buru dia lupa sekitanya.

Ya inilah pelajaran. Bahwasanya antri mengajarkan kesabaran dan disiplin.

Rabu, 23 Agustus 2017

Sadar lah Para Perokok



Negara kita adalah negara besar. Negara berkembang yang berusaha memperbaiki kesejahteraan masyarakat. Tingkat kemiskinan semakin memburuk tatkala ekonomi melemah. Tingkat kesejahteraan negara kita memang masih di bawah standart.

Sekarang pemerintah sudah mencanangkan hari tanpa tembakau. Rokok memang harus dikendalikan. Baik skala hulu atau hilir. Harga mulai dibuat lebih mahal. Kampanye tentang bahaya rokok sudah banyak. Komnas pengendali tembakau juga sudah ada. Peran serta pemerintah mulai banyak dalam hal pengendalian tembakau.

Sudah banyak undang-undang yang mengatur tentang pengendalian tembakau. Peraturan pemeritah, peraturan menteri kesehatan dan peraturan daerah sudah banyak membahas hal itu. Ada daerah yang harus bebas rokok. Jadi secara aturan sudah ada. Tinggal optimalisasi pelaksanaan aturan tersebut.

Data perokok sudah dirilis. Hampir 64,5 % perokok adalah laki-laki. Tapi sekarang anak-anak pun sudh jadi perokok aktif. Fenomena ini cukup memprihatinkan. Anak-anak harus menjadi perhatian bersama ketika mereka menjadi perokok aktif. Harusnya mereka adalah orang kita lindungi dari paparan asap rokok.

Bahaya paparan asap rokok memang cukup berbahaya. Selain bagi perokok aktif juga bagi perokok pasif. Selain ganguan pernapasan, kanker dan lain sebagainya. Semakin kita telusuri paparan asap rokok lebih berbahaya dari asap kendaraan.

Pemerintah melalui komnas pengendalian tembakau telah mebuat rilis video tentang akibat paparan asap rokok. Di video tersebut sudah banyak korban paparan asap rokok baik perokok aktif dan perokok pasif. Kampanye bahaya rokok pun sudah sampai di bungkus rokok. Dari gambar yang menakutkan sampai gambar bayi yang dekat asap rokok.

Kabar terbaru ada bayi yang meninggal ketika aqiqah akibat paparan asap rokok. Sungguh malang nasib bayi dan orang tunya. Ketika hari bahagia menjadi hari yang menyedihkan. Sadarlah wahai para perokok.

Asapmu bukan hanya bahaya untukmu, tapi bahaya juga buat orang sekitarmu.

Selasa, 22 Agustus 2017

Kebebasan Orang Gila





Fenomena orang gila sekitar kita sudah dijumpai sejak lama. Mereka adalah hasil dari keadaan sekitar yang memberi dampak pada pribadi orang gila. Orang gila memang sudah lama ada. Populasi semakin banyak di kota besar.

Pagi ini aku lihat di jalan orang gila yang beraksi joget ceria di jalan raya. Dengan senangnya dia berjoget. Tanpa beban dan bebas berekpresi. Asik dan bebas bagi akal mereka. Hidup ringan dan bebas dimana saja. Tanpa tanggung jawab dan beban hidup.

Pernah aku amati wajah orang gila bisa awet muda. Padahal tanpa perawatan di skincare. Tapi yang tidak terawat adalah badannya. Mereka tak mandi dan tak ganti pakaian. Tapi herannya wajahnya bisa awet muda ya.

Dalam hukum dan agama, orang gila bebas dari keduanya. Hukum akan lepas tangan jika pelaku kejahatan adalah orang gila. Makanya akan selalu ada tes kejiwaan bagi pelaku kriminal yang sadis. Contohnya Ryan yang jagal dari Jombang atau sumanto sang manusia kanibal. Kalau masih ingat lagi banyak kejahatan yang selalu ada tes kejiwaan bagi pelakunya.

Dalam agama orang gila tak beban melaksanakan perintah atau larangan agama. Mereka tidak terbebani syari’at. Karena syarat utama orang beragama yang pertama adalah berakal atau tidak gila. Sejatinya memang orang gila tak dapat membedakan antara baik dan benar. Hadist juga memberi gambaran bahwa pena akan terangkat bagi orang gila karena amalnya tidak bisa menjadi acuan dalam beragama.

Jadi orang gila adalah orang bebas. Bebas dari hukum dan agama. Sejatinya mereka orang bebas sebebasnya. Selamat bagi orang gila. Hidupmu bebas.

Senin, 21 Agustus 2017

Enggan


Siapa yang mau hidup hanya diam aja. Pasti ngak ada yang mau. Darah dalam tubuh ini selalu bergerak setiap hari. Beredar dari jantung keseluruh tubuh. Membawa makanan yang dibutuhkan, serta membawa zat yang tidak diperlukan tubuh untuk disaring.

Artinya semua dalam tubuh manusia selalu bergerak. Setiap tarikan nafas juga itu merupakan gerakan. Berawal dari menghirup O2 dan mengeluarkan CO2.

Kalau diri ini enggan bergerak. Harusnya malu. Bergerak adalah fitrah. Ya kalau mager atau malas gerak karena motivasi untuk jeda, itu tak masalah. Tapi kalau hanya alasan malas aja, itu perlu dihindari.

Kemalasan yang menumpuk akan mempersulit gerak. Sistem akan sulit terbangun dengan baik. Tujuan akan sulit terwujud. Proses akan susah berjalan.

Sudahilah keengganan dalam bergerak. Bergerak selangkah demi selangkah.

Minggu, 20 Agustus 2017

Dwi Warna


Merah putih itu identitas bangsaku. Bendera yang setiap upacara selalu dikerek di tiang bendera. Dibawa oleh pasukan pengibar bendera. Bergerak mengudara dengan gagahnya. Setiap tiupan angin memberi kesan kalau kau gagah di tiang bendera.

Tiap negera pasti punya bendera. Warnanya beda-beda. Tapi kalau kau tahu merah putih warna manusia. Kalau tahu lirik lagu Gombloh gebyar-gebyar ada bait merah darahku putih tulangku. Itu pertanda ada semangat jiwa merah putih dalam manusia indonesia. 

Cukuplah kita tahu. Bahwa perjuangan mengibarkan merah putih selalu ada cerita heroik. Jangan takut tanah ini menjadi saksi setiap perjuangan para pahlawan.

Sabtu, 19 Agustus 2017

Bersama


Kita adalah kumpulan manusia. Punya rasa dan sikap yang berbeda. Tapi ketika bersama semua jadi satu. Padu dan menjadi utuh. Seandainya kau tahu bersama itu bersabar.

Sabar agar tujuan bisa tercapai. Sabar dalam prosesnya. Andai kau tak sabar kau akan keluar dari barisan. Cukup kebersamaan ini terus sampai akhir.

Ya namanya proses. Semua ada tahapan dan waktu. Jangan mudah mengeluh atau berselisih. Seandainya kalau tahu peluh dan lelah selalu ada nilai.

Selamat hari merdeka. 72 Tahun indonesia merdeka.

Jumat, 18 Agustus 2017

Orang Baik

Menjadi orang baik itu banyak temannya lho.
Contoh saja lihat di group icj(Info cegatan jogja) atau komunitas jogja nyah nyoh atau lainnya. Banyak hal positif yang sederhana. 


Misal ketika banyak orang yang butuh bantuan banyak respon yang baik dari membernya. Sekali kebaikan ditularkan akan banyak kebaikan yang lain yang dilakukan. 

Contohnya sekarang banyak orang yang ringan tangan membantu orang yang kehabisan bensin. Ada yang memberi bantuan dengan mendorong motornya menuju kedai bensin terdekat.

Ada yang langsung membelikan bensin tanpa mengharap uang. Inilah contoh nyata kebaikan yang bergulir. 

Banyak slogan jangan bosan jadi orang baik.

Jumat, 19 Mei 2017

Kenalkan Blog mu


Blog media yang mudah diakses. Bentuknya memang macam-macam. Tapi semua informasi pasti awet kalau di simpan dalam blog.


Blog atau website memang perlu pengelolaan yang baik. Harus selalu up date isi maupun bentuknya. Tulisan yang enak dibaca dan mudah dicerna. Informasi yang memang perlu untuk pembaca.



Kadang memang bagi blogger yang baru mengenal blog, semangat selalu ada buat menulis. Template selalu diganti. Tapi kalau udah mulai bosan, ya tahu sendiri pasti blognya suwung atau jarang terurus. Kaya rumah tanpa penghuni. Banyak jaring laba-laba. Debu tebal dan sepi pengunjung.


Padahal kalau blogger rajin nulis. Akan banyak manfaat yang didapat. Tulisan makin baik. Traffic blog meningkat. Nama blognya makin populer. Keren kan.


Ya namanya juga malas. Pasti akan selalu melanda semua orang. Baik blogger atau apapun biasa selalu timbul rasa malas. Inilah penyakit yang sulit dihindari. Malas menghilangkan semangat buat optimalkan blog. Nulis malas ya blognya jadi kurang up date.


Cobalah jelajah blog orang lain. Pasti akan semangat lagi. Cari inspirasi bagaimana mereka bisa konsisten menulis di blog mereka. Bahasa enak dan mengalir kaya orang cerita. Kadang remeh temeh yang mereka tulis. Dari kegiatan pribadi sampai hal yang serius tapi di tulis dengan santai.


Kadang iri juga bisa nulis bagus dan konsisten. Bahasanya juga membumi kaya orang ngomong aja. Ya memang konsisten itu mahal harganya. Nulis selembar aja kadang sulit. Apa lagi nulis banyak. Padahal kalau orang ngomong bisa kuat lama. 


Menulis blog perlu persiapan. Minimal banyak baca buku, dengar cerita orang dan diskusi dengan orang lain. Seringlah ikut forum blogger di daerah sekitar kita. Kalau kita ngumpul sama blogger pasti kita jadi semangat buat nulis. Amunisi seorang blogger ya tulisan. Kalau tulisan baik pasti akan tepat sasaran dalam menembak tujuan.

Cukup gini aja lah. Ngudo roso di hari jum'at ini. Maturnuwun.   

Kamis, 18 Mei 2017

Domain Baru


Domain ibarat alamat yang kita miliki. Semakin mudah dan unik maka domain itu akan menarik. Unik dan mudah diingat itu syarat utama.

Jangan terlalu panjang. Agar orang mudah mengingat. 



Harga domain sekarang banyak yang murah. Dari pakai rupiah sampai pakai dollar. Kisaran dari 50.000 sampai 500.000. Semua tergantung dari nama dan wilayah yang diinginkan.



Bayarnya pertahun jadi bisa dibilang murah banget. Coba kita hitung kalau misal 100.000 dibagi per bulan cuma 8.350 itu pembulatannya. Jadi memang murah banget.

Era digital sekarang, pemerintah juga memberi kemudahan dengan program domain gratis atau murah untuk UMKM. Hebat kan.

Pengalaman kemarin beli domain di https://jogjaweb.co.id/ cukup menarik. Ada diskon dan mereka fast respon. Beli domain .id dengan harga 65.000/tahun. Keren kan.



Terima kasih https://jogjaweb.co.id/

Sudah memberi pelayanan yang baik.

Maturnuwun.

Cari Kerja

Image result for free pict cari kerja

Saat ini angka pengangguran cukup tinggi. Banyak sarjana yang ngangur. Padahal kita tahu jadi sarjana itu pasti sulit perlu keluar biaya banyak, perlu waktu yang tidak sedikit. Semua diperas baik otak maupun harta. Tapi kadang pekerjaan jarang atau langsung dapat.

 
Padahal banyak perusahaan yang mencari pekerja atau pegawai. Tapi masih aja pengangguran banyak.


Kampus atau universitas sudah menyesuaikan skill atau kurikulum dengan kebutuhan industri. Tapi ya masih aja sama kadang kualifikasi perusahaan kurang pas dengan kompetensi lulusannya.


Sekarang kampus juga sudah mewadahi dengan adanya Job Fair. Tapi yang terjadi masih saja angka pengangguran belum menurun.


Ada beberapa faktor yang mempengaruhi belum menurunnnya pengangguran.
  1. angka angkatan kerja lebih banyak dari angka lapangan kerja
  2. pelamar kerja masih berpikir gengsi dari pada esensi
  3. skill belum bagus dari para pelamar
  4. kurangnya jaringan dan informasi yang menyeluruh.
 Bagi beberapa orang kadang kerja itu tak harus gengsi yang ditonjolkan. Tapi esensi yang di unggulkan. 

Salam. Selamat Belajar dan Bekerja.