Selasa, 13 Maret 2012

Manfaat Menikah

Tujuan pernikahan tak hanya sekedar mempererat ikatan yang sah. Namun juga memiliki banyak manfaat lainnya, seperti kesehatan.

Menikah ternyata membuat kesehatan Anda terus terjaga lebih baik. Hal ini sangat berbeda jauh dengan kondisi mereka yang bercerai, single atau berselingkuh. Berikut ini manfaat menikah yang perlu Anda tahu, yang dilansir melalui iDiva, Jumat (10/2).

Membuat Anda Lebih Bahagia

Pernikahan telah terbukti meningkatkan kebahagian. Pasangan menikah dan bahagia memungkinkan tubuhnya untuk melepas hormon senang. Inilah yang membuat Anda merasa lebih bahagia dan tidak marah-marah. Jika Anda sedang dalam suasana hati yang menyenangkan, semua orang positif tak akan menjauhi Anda.

Sistem Kekebalan Tubuh Lebih Baik

Menikah mendorong sistem imun seseorang. Orang yang menikah memiliki daya tahan tubuh yang lebih tinggi terhadap penyakit. "Anda akan lebih tenang. Sehingga membuat Anda kurang rentan terhadap pilek dan batuk," papar psikolog H'vovi Bhagwagar.

Mengurangi Sakit dan Nyeri

Ternyata, berada dalam hubungan yang stabil membuat Anda merasa aman untuk melewati semua masalah. Perasaan ini juga turut membantu mengatasi rasa dan nyeri yang lebih baik. Sebab, pasangan Anda akan selalu mendukung Anda untuk melewatinya.

Meningkatkan Konsentrasi

Pasangan yang peduli dan perhatian tak akan sungkan untuk berbagi peran dan tanggung jawab. "Pikiran kita tidak akan sibuk mengkhawatirkan anak di rumah atau bagaimana perasaan pasangan terhadap kita," tambah H'vovi. Hal ini memungkinkan Anda berkonsentrasi pada pekerjaan Anda.

Siklus Bulanan Teratur

Memang benar jika siklus haid wanita tergantung dari beberapa hal, termasuk kesehatan, gizi, dan stres. Wanita yang sudah berumah tangga cenderung tidak mengalami tekanan. Oleh karena itu, siklus haid mereka lebih teratur.

Menjauhkan Penyakit

Orang yang sudah menikah lebih sedikit gelisah dan cemas tentang masalah sepele. Mereka tahu jika ia memiliki pasangan yang bisa dipercaya. "Perasaan saling mendukung membantu mereka untuk menangani setiap masalah dengan mudah. Sehingga, mereka bisa mengurangi tingkat stres, yang berkaitan dengan risiko tekanan darah, hipertensi dan migrain."

Nah, terbukti kan?

Sumber: Ghiboo.com

Tebak-Tebakan Lucu

Kalimat apa yang dibaca dari kanan ke kiri sama dengan baca dari kiri ke kanan
Jawab : kasur ini rusak

Apa bedanya orang Indonesia sama orang Jepang
Jawab : kalo orang Jepang kerja sampai keringatan sedangkan orang indonesia makan sampai keringetan

Apa bedanya apel dengan upil
Jawab : kalo aple ada diatas meja kalo upil dibawah meja wkwk

Binatang apa yang kalau demam paling menderita
Jawab : Gajah, hehe soalnya susah nyari selimutnya yakan yakan yakan

Apa coba kelemahan spiderman
Jawab : Racun serangga lah, doi kan laba laba

Kalo Paidjo minum kopi maka superman minum opo yooo
Jawab : Minumpas kejahatan hehe

Apa persamaan nya mengantuk sama air panas
Jawab : sama sama menguap

Apa perbedaan telpon sama cucian
Jawab : sama samaa kalo udah KKKrriing boleh diangkat

Buah apa yang cuman diketahui sama monyet
Jawab : meneketehe gw kan bukan monyet, ente kali yang tau jawabannya

Binatang yang paling dibenci anjing laut?
Jawab : Kucing laut

Bola apa yang mirip kucing?
Jawab : Bola emon

Guru apa yang jago banget nyanyi
Jawab : Guruh sukarnoputra hehe

Sumber: http://wakakak.net

Membangun dan Menghancurkan (Oleh: M. Yusuf Efendi)

Dalam kaedah umum, menghancurkan yang sudah ada akan lebih mudah daripada membangun atau memperbaiki yang sudah ada. Dalam perjalanan dakwah Rasulullah SAW penghancuran berhala di ka’bah adalah fase puncak perjuangan dakwah. Ketika titik klimaks kemenangan sudah diraih dalam rangka pembebasan fikiran dan faham kesesatan, maka penghancuran berhala-berhala di ka’bah pun Nabi lakukan. Kenapa fase penghancuran ini tidak dimulai dari fase dakwah di Mekkah? Apakah karena kondisi ummat Islam pada saat itu lemah? Dalam pandangan manusia mungkin mereka masih lemah, akan tetapi dalam pandangan Allah mereka selamanya adalah kaum yang kuat. Siapa yang tidak kuat, kalau pembelanya adalah Yang Maha Hidup? Yang menghidupkan yang mati, dan mematikan yang hidup. Akan tetapi kenapa Allah memilihkan jalan yang lebih panjang lagi sangat sukar bagi hamba-hamba-Nya yang bertaqwa? Itulah perjuangan, yang harus ditempuh dengan kesabaran dan kasih sayang.

Seandainya penghancuran berhala dilakukan sejak fase Mekkah, bisa jadi kota Madinah tidak akan disebut-sebut sebagai kota perjuangan, karena tidak adanya fase hijrah. Kalau seandainya mereka memilih perlawanan bersenjata ketika di Mekkah, bisa jadi Abu Ubaidah Al Jarrah tidak akan membunuh bapaknya di perang Badar, Mus’ab bin Umair tidak membunuh saudaranya, Umar Al Khattab dan Hamzah tidak membunuh kaum kerabatnya. Itulah dakwah penuh dengan kesabaran dan kearifan, serta pengorbanan. Ia jauh dari sifat tergesa-gesa, atau isti’jal. Ia memberikan toleransi yang tinggi terhadap perbedaan sebuah permasalahan yang ada di sekelilingnya.

Berdakwah bukanlah untuk mencari pembenaran akan pendapat yang dimiliki oleh diri dan golongannya. Ia sangat memperhatikan permasalahan ummat dan sibuk dengan perjuangannya. Ia bersama-sama dengan ummat, bergaul dan membangun sendi-sendi keagamaan. Ia sibuk berdiri sebagai makmum dan terkadang sebagai imam. Di situ ada kegiatan keummatan, dirinya selalu hadir dan muncul, melakukan pekerjaan yang sepele sekalipun. Ia tidak sungkan untuk melakukan pekerjaan sebagai makmum, dan dengan sukarela menerima beban sebagai imam. Ia bukan orang yang tiba-tiba muncul dengan membawa fikirannya yang aneh dan melawan arus. Ia bukan berwajah kasar, karena menebar senyum. Ketika berbicara tutur katanya halus dan terhormat karena keimanan yang dimilikinya. Keimanan yang dimilikinya ia tebarkan dengan harapan senyuman dan simpulan di bibir dan di hati saudaranya akan menghiasinya.
Dakwah bukanlah untuk mencari pembenaran atas sebuah permasalahan. Kalau sekedar ingin mencari pembenaran, seseorang akan memusatkan perhatiannya untuk menyalahkan pendapat yang berseberangan. Ia akan terus berjuang, sampai orang-orang yang ia lawannya ‘bersujud” dan takluk mengakui kekalahannya. Pada saat itu ia akan lebih mudah jatuh ke dalam hal-hal yang tidak bermanfaat bagi diri dan ummatnya. Karena nafsunya akan melingkupi jalan fikir dan pendapatnya.

Dalam berdakwah, setiap jundi dakwah idealnya adalah seorang pembangun. Pembangun bagi diri dan ummatnya. Ia akan membangun pondasi kuat untuk apa yang ingin ia pegang, pelajari dengan mendalam, resapi dengan azas kebenaran dan manfaat, sebelum menghancurkan apa yang orang lain telah bangun.

Salah satu modal dakwah yang sangat penting adalah pemahaman fiqih dan hadits. Masalah kaedah fiqih dan memandang makna sebuah hadits adalah salah satu modal utama dalam berdakwah. Saat ini informasi sudah begitu mudah dan banyak kita dapatkan di dunia internet. Kita dapat menemukan ulama-ulama yang mumpuni yang mempunyai berbagai macam pendapat. Bahkan banyak konten-konten yang menampilkan sebuah persoalan dalam pandangan beberapa imam madzab. Yang bisa jadi berbeda, sesuai dengan parameter persoalan yang mereka hadapi. Kondisi kekinian dan tempat akan mempengaruhi semua jalan fikir yang mereka miliki.

Yang tidak kita temukan dalam kita mencari pendapat ulama di dunia maya adalah, bagaimana kita mengolah dan menemukan jawaban yang tepat. Memposisikan diri kita sebagai pembangun bukan penghancur. Ia bukan “melawan” akan tetapi merangkul dan melakukan perubahan dengan pelan. Ia tampil dengan arif dan hikmah sehingga kawan dan lawan pun menghormatinya. Ia paham betul, ketika seseorang ia lawan, ia akan melakukan perlawanan balik. Ia paham betul, kalau ia berlaku kasar, orang lain pun akan meresponnya dengan tidak simpati, bahkan dengan perlakukan yang lebih kasar. Yang akhirnya membuyarkan segala potensi yang ia miliki. Ia beriman, akan tetapi adalah “pengganggu” orang di sekitarnya. Orang menghindari dan menjauh darinya, karena risi dengan “kutukan” pedas di mulutnya. Yang pada akhirnya, keimanannya tidak diharapkan kebaikannya oleh orang lain. Yang pada akhirnya imannya tidak lagi bermanfaat bagi orang lain. Musibah!

Sumber ilmu sudah tersedia dan mudah kita dapatkan, tinggal bagaimana kita membungkusnya dengan kearifan dan kasih sayang, dalam menyampaikan ke saudara-saudara kita. Kearifan dan kelembutan sebuah fikiran dan hati yang kita miliki adalah salah satu penentu keberhasilan dakwah kita. Kita sebagai pembangun atau penghancur adalah sebuah pilihan.

Sumber: http://edukasi.kompasiana.com/2012/03/12/membangun-dan-menghancurkan/

Jumat, 09 Maret 2012

LOWONGAN KERJA Rumah Zakat


Rumah Zakat membutuhkan SDM muda profesional untukbisa bergabung menempati beberapa posisi penting. Untuk itu kami mengajak kepada tenaga muda profesional yang punya daya juang yang tinggi untuk bergabung menempati beberapa posisi tersebut.Posisi yang kami tawarkan adalah:

1. ZISCO (Zakat Infak Consultant)
Penempatan Jakarta Barat, Jakarta Timur, Surabaya, Samarinda, Pontianak, Lampung, Cilegon,
Semarang,Bandung,Bekasi, Cikarang, Surabaya, Kediri, Malang, Aceh)

Kualifikasi :
a. Pendidikan SMA/D3
b. Usia 23- 30 Tahun
c. Diutamakan berpengalaman di bidang marketing eksekutif
d. Berpenampilan rapih dan menarik
e. Mau berkerja dengan Team
f. Aktif berorganisasi
g. Mampu bekerja dibawah tekanan
h. Mampu bersosialisasi dengan komunikasi yang baik
i. Memiliki semangat bekerja
j. Memiliki motor dan SIM C

2. SICO (Super Infak Consultant)
Penempatan Jakarta Barat, Jakarta Timur, Surabaya, Samarinda, Pontianak, Lampung, Cilegon, Semarang

Kualifikasi:
a. Pendidikan min SMA
b. Usia 23- 30 Tahun
c. Berpenampilan rapih dan menarik
d. Mau berkerja dengan Team
e. Aktif berorganisasi
f. Mampu bekerja dibawah tekanan
g. Mampu bersosialisasi dengan komunikasi yang baik
h. Memiliki semangat bekerja
i. Memiliki motor dan SIM

Lamaran dikirim ke:
HRD Talenta
Insan Gemilang, Jl Soekarno Hatta No 550 Bandung, via email ke recruitment@insangemilang.net.
Lamaran kami terima paling lambat tanggal 11 Maret 2011.

Heri Indrayadi Noor
TALENTA INSAN GEMILANG
JL Soekarno Hatta No.550 Bandung 40286
Telp. 022-7530760 Fax. 022-7530761
website: www.insangemilang.net

Daftar Kandungan Kolesterol Dalam Makanan

Jenis Makanan & Jumlah Kolesterol (mg) serta Kategori:

. Putih Telur Ayam, 0, Sehat.
. Teripang, 0, Sehat.
. Ubur-Ubur, 0, Sehat.
. Susu Sapi Tanpa Lemak (nonfat), 0, Sehat.
. Daging Ayam Pilihan Tanpa Kulit, 50, Sehat.
. Daging Bebek Pilihan Tanpa Kulit, 50, Sehat.
. Ikan Sungai Biasa, 55, Sehat.
. Daging Sapi Pilihan Tanpa Lemak, 60, Sehat.
. Daging Kelinci, 65, Sehat.
. Daging Kambing Tanpa Lemak, 70, Sehat.
. Ikan Ekor Kuning, 85, Sehat.

. Daging Asap, 98, Sekali-sekali.
. Iga Sapi, 100, Sekali-sekali.
. Daging Sapi, 105, Sekali-sekali.
. Burung Dara, 110, Sekali-sekali.
. Ikan Bawal, 120, Sekali-sekali.
. Daging Sapi Berlemak, 125, Sekali-sekali.
. Lemak Sapi, 130, Sekali-sekali.
. Lemak Kambing, 130, Sekali-sekali.

. Keju, 140, Hati-hati.
. Sosis Daging, 150, Hati-hati.
. Kepiting, 150, Hati-hati.
. Udang, 160, Hati-hati.
. Kerang/Siput, 160, Hati-hati.
. Belut, 185, Hati-hati.
. Santan Kelapa, 185, Hati-hati

. Susu Sapi, 250, Berbahaya.
. Susu Sapi Krim, 280, Berbahaya.
. Mentega/Margarine, 300, Berbahaya.
. Jeroan Sapi, 380, Berbahaya.
. Kerang Putih/Tiram, 450, Berbahaya.
. Telur Ayam Utuh, 500, Berbahaya.
. Jeroan Kambing, 610, Berbahaya.

. Cumi-Cumi, 1.170, Dilarang.
. Kuning Telur Ayam, 2.000, Dilarang.
. Otak Sapi, 2.300, Dilarang.
. Telur Puyuh, 3.640, Dilarang.

INFO LOWONGAN KERJA

Dibuka kembali kesempatan menjadi bagian dari PT. CDB (CDB Computer),
jaringan retail Toko Komputer dan Laptop yang memiliki beberapa outlet
di Jabodetabek.


Posisi : ASISTEN KOORDINATOR OUTLET
Penempatan : Bekasi, Tambun, Cikarang, Karawang
Persyaratan :
· Muslim, tidak merokok, jujur, amanah, giat bekerja, dapat
bekerja secara tim maupun individual
· Dapat melaksanakan pekerjaan dengan cepat & baik walaupun
dalam tekanan (target waktu)
· Memiliki pengalaman aktif berorganisasi & pengalaman
marketing/ sales lebih diutamakan
· Memiliki kemampuan komunikasi yang baik/ senang
berkomunikasi dengan orang lain
· Mengerti dunia computer/ hardware (minimal secara umum)
adalah nilai lebih
· Kemampuan adaptasi dengan lingkungan cepat
· Usia minimal 25 tahun - maksimal 30 tahun
· Berpenampilan rapi dan menarik
· Memiliki motor dan SIM C
· Siap bekerja shift ( 2 shift)
· Pendidikan SMA/D3


Posisi : SALES OUTLET
Penempatan : Bekasi, Tambun, Cikarang, Karawang
Persyaratan :
· Muslim, tidak merokok, jujur, amanah, giat bekerja, dapat
bekerja secara tim maupun individual
· Dapat melaksanakan pekerjaan dengan cepat & baik walaupun
dalam tekanan (target waktu)
· Memiliki pengalaman aktif berorganisasi & pengalaman
marketing/ sales lebih diutamakan
· Memiliki kemampuan komunikasi yang baik/ senang
berkomunikasi dengan orang lain
· Mengerti dunia computer/ hardware (minimal secara umum)
adalah nilai lebih
· Kemampuan adaptasi dengan lingkungan cepat
· Usia minimal 21 tahun - maksimal 27 tahun
· Berpenampilan rapi dan menarik
· Memiliki motor dan SIM C
· Siap bekerja shift ( 2 shift)
· Pendidikan minimal SMA
· Disediakan tempat tinggal


Posisi : TEKNISI KOMPUTER DAN LAPTOP
Penempatan : Bekasi, Tambun, Cikarang, Karawang
Persyaratan :
· Muslim, tidak merokok, jujur, amanah, giat bekerja, dapat
bekerja secara tim maupun individual
· Dapat melaksanakan pekerjaan dengan cepat & baik walaupun
dalam tekanan (target waktu)
· Menguasai troubleshooting komputer (hardware-software) &
laptop (minimal software - menguasai hardware adalah nilai lebih)
· Menguasai jaringan/networking (LAN) minimal tingkat dasar
· Pengalaman kerja minimal 1 tahun sebagai teknisi komputer/ laptop
· Bisa langsung bekerja tanpa terlalu banyak dibimbing
(kemampuan adaptasi cepat)
· Usia minimal 21 tahun - maksimal 27 tahun
· Memiliki motor sendiri dan SIM C
· Minimal pendidikan SMA/SMK
· Siap bekerja shift ( 2 shift)
· Disediakan tempat tinggal


Silahkan ajukan lamaran, daftar riwayat hidup (lengkap dengan
pengalaman kerja & organisasi jika ada), Foto Kopi KTP, Ijazah & Nilai
terakhir, Pas Photo terbaru, SKCK, sertifikat kursus/ seminar (jika
ada) ke :

Email : cdb_computer@yahoo.com paling lambat 15 Maret 2012

dengan menuliskan kode : SO (Sales Outlet), Tk (Teknisi), AsKo
(Asisten Koordinator) di Pojok Kanan ataS lamarannya.

Lamaran yang tidak lengkap/ tidak sesuai dengan persyaratan di atas
tidak akan kami proses.

Terima kasih, dan kami nantikan anda menjadi bagian dari kami.

Ttd



HRD PT. Cipta Daya Bersama | CDB COMPUTER
www.kredit-laptop.com

Head Quarter : Kompleks Pondok Kopi Blok R8/6 Pondok Kopi, Duren Sawit
– Jakarta Timur 13460 Tlp. (021) 861 9026

PERINCIAN PEMBAGIAN HARTA WARIS (Oleh: Ustadz Aunur Rofiq bin Ghufron)


KERABAT LAKI-LAKI YANG BERHAK MENERIMA PUSAKA ADA 15 ORANG

1. Anak laki-laki
2. Cucu laki-laki dari anak laki-laki
3. Bapak
4. Kakek / ayahnya ayah
5. Saudara laki-laki sekandung
6. Saudara laki-laki sebapak
7. Saudara laki-laki seibu
8. Anak laki-laki dari saudara laki-laki sekandung
9. Anak laki-laki dari saudara laki-laki sebapak
10. Suami
11. Paman sekandung
12. Paman sebapak
13. Anak dari paman laki-laki sekandung
14. Anak dari paman laki-laki sebapak
15. Laki-laki yang memerdekakan budak

Selain yang disebut di atas termasuk "dzawil arham", seperti paman dari pihak ibu, anak laki-laki saudara seibu dan paman seibu, dan anak laki-laki paman seibu dan semisalnya tidak mendapat harta waris. Lihat Muhtashar Fiqhul Islami, hal. 775-776

ADAPUN AHLI WARIS PEREMPUAN SECARA TERINCI ADA 11 ORANG

1. Anak perempuan
2. Cucu perempuan dari anak laki-laki
3. Ibu
4. Nenek / ibunya ibu
5. Nenek / ibunya bapak
6. Nenek / ibunya kakek
7. Saudari sekandung
8. Saudari sebapak
9. Saudari seibu
10. Isteri
11. Wanita yang memerdekakan budak

Semua keluarga wanita selain ahli waris sebelas ini, seperti bibi dan seterusnya dinamakan "dzawil arham", tidak mendapat harta waris. Lihat Muhtashar Fiqhul Islam, hal. 776

Catatan.
[1]. Bila ahli waris laki-laki yang berjumlah lima belas di atas masih hidup semua, maka yang berhak mendapatkan harta waris hanya tiga saja, yaitu : Bapak, anak dan suami. Sedangkan yang lainnya mahjub (terhalang) oleh tiga ini.

[2]. Bila ahli waris perempuan yang berjumlah sebelas di atas masih hidup semua, maka yang berhak mendapatkan harta waris hanya lima saja, yaitu : Anak perempuan, cucu perempuan dari anak laki-laki, ibu, isteri, saudari sekandung

[3]. Jika semua ahli waris laki-laki dan perempuan masih hidup semuanya, maka yang berhak mendapatkan harta waris lima saja, yaitu : Bapak, anak, suami, atau isteri, anak perempuan, dan ibu.

PERINCIAN BAGIAN SETIAP AHLI WARIS DAN PERSYARATANNYA.

Bagian Anak Laki-Laki
[1]. Mendapat ashabah (semua harta waris), bila dia sendirian, tidak ada ahli waris yang lain.
[2]. Mendapat ashabah dan dibagi sama, bila jumlah mereka dua dan seterusnya, dan tidak ada ahli waris lain.
[3]. Mendapat ashabah atau sisa, bila ada ahli waris lainnya.
[4]. Jika anak-anak si mayit terdiri dari laki-laki dan perempuan maka anak laki mendapat dua bagian, dan anak perempuan satu bagian. Misalnya, si mati meninggalkan 5 anak perempuan dan 2 anak laki-laki, maka harta waris dibagi 9. Setiap anak perempuan mendapat 1 bagian, dan anak laki-laki mendapat 2 bagian.

Bagian Ayah
[1]. Mendapat 1/6, bila si mayit memiliki anak laki atau cucu laki. Misalnya si mati meninggalkan anak laki dan bapak, maka harta dibagi menjadi 6, Ayah mendapat 1/6 dari 6 yaitu 1, sisanya untuk anak.
[2]. Mendapat ashabah, bila tidak ada anak laki atau cucu laki. Misalnya si mati meninggalkan ayah dan suami, maka suami mendapat ½ dari peninggalan isterinya, bapak ashabah (sisa).
[3]. Mendapat 1/6 plus ashabah, bila hanya ada anak perempuan atau cucu perempuan dari anak laki-laki. Misalnya si mati meninggalkan ayah dan satu anak perempuan. Maka satu anak perempuan mendapat ½, ayah mendapat 1/6 plus ashabah.

Mengenai seorang anak wanita mendapat ½, lihat keterangan berikutnya. Semua saudara sekandung atau sebapak atau seibu gugur, karena ada ayah dan datuk.

Bagian Kakek
[1]. Mendapat 1/6, bila ada anak laki-laki atau cucu laki-laki, dan tidak ada bapak. Misalnya si mati meninggalkan anak laki-laki dan kakek. Maka kakek mendapat 1/6, sisanya untuk anak laki-laki.
[2]. Mendapat ashabah, bila tidak ada ahli waris selain dia
[3]. Mendapat ashabah setelah diambil ahli waris lain, bila tidak ada anak laki, cucu laki dan bapak, dan tidak ada ahli waris wanita. Misalnya si mati meninggalkan datuk dan suami. Maka suami mendapatkan ½, lebihnya untuk datuk. Harta dibagi menjadi 2, suami =1, datuk = 1
[4]. Kakek mendapat 1/6 dan ashabah, bila ada anak perempuan atau cucu perempuan dari anak laki-laki. Misalnya si mati meninggalkan kakek dan seorang anak perempuan. Maka anak perempuan mendapat ½, kakek mendapat 1/6 ditambah ashabah (sisa).

Dari keterangan di atas, bagian kakek sama seperti bagian ayah, kecuali bila selain kakek ada isteri atau suami dan ibu, maka ibu mendapat 1/3 dari harta waris, bukan sepertiga dari sisa setelah suami atau isteri mengambil bagianya.

Adapun masalah pembagian kakek, bila ada saudara dan lainnya, banyak pembahasannya. Silahkan membaca kitab Mualimul Faraidh, hal. 44-49 dan Tashil Fara'idh, oleh Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin, hal. 28 dan kitab lainnya.

Bagian Suami
[1]. Mendapat ½, bila isteri tidak meninggalkan anak atau cucu dari anak laki.
[2]. Mendapat ¼, bila isteri meninggalkan anak atau cucu. Misalnya, isteri mati meninggalkan 1 laki-laki, 1 perempuan dan suami. Maka suami mendapat ¼ dari harta, sisanya untuk 2 orang anak, yaitu bagian laki-laki 2 kali bagian anak perempuan

Bagian Anak Perempuan
[1]. Mendapat ½, bila dia seorang diri dan tidak ada anak laki-laki
[2]. Mendapat 2/3, bila jumlahnya dua atau lebih dan tidak ada anak laki-laki
[3]. Mendapat sisa, bila bersama anak laki-laki. Putri 1 bagian dan, putra 2 bagian.

Bagian Cucu Perempuan Dari Anak Laki-Laki
[1]. Mendapat ½, bila dia sendirian, tidak ada saudaranya, tidak ada anak laki-laki atau anak perempuan.
[2]. Mendapat 2/3, jika jumlahnya dua atau lebih, bila tidak ada cucu laki-laki, tidak ada anak laki-laki atau anak perempaun.
[3]. Mendapat 1/6, bila ada satu anak perempuan, tidak ada anak laki-laki atau cucu laki-laki
[4]. Mendapat ashabah bersama cucu laki-laki, jika tidak ada anak laki. Cucu laki-laki mendapat 2, wanita 1 bagian. Misalnya si mati meninggalkan 3 cucu laki-laki dan 4 cucu perempuan. Maka harta dibagi menjadi 10 bagian. Cucu laki-laki masing-masing mendapat 2 bagian, dan setiap cucu perempuan mendapat 1 bagian.

Bagian Isteri
[1]. Mendapat ¼, bila tidak ada anak atau cucu
[2]. Mendapat 1/8, bila ada anak atau cucu
[3]. Bagian ¼ atau 1/8 dibagi rata, bila isteri lebih dari satu

Bagian Ibu
[1]. Mendapat 1/6, bila ada anak dan cucu
[2]. Mendapat 1/6, bila ada saudara atau saudari
[3]. Mendapat 1/3, bila hanya dia dan bapak
[4]. Mendapat 1/3 dari sisa setelah suami mengambil bagiannya, jika bersama ibu dan ahli waris lain yaitu bapak dan suami. Maka suami mendapat ½, ibu mendapat 1/3 dari sisa, bapak mendapatkan ashabah (sisa)
[5]. Mendapat 1/3 setelah diambil bagian isteri, jika bersama ibu ada ahli waris lain yaitu bapak dan isteri. Maka isteri mendapat ¼, ibu mendapat 1/3 dari sisa, bapak mendapatkan ashabah (sisa).

Sengaja no. 4 dan 5 dibedakan, yaitu 1/3 dari sisa setelah dibagikan kepada suami atau isteri, bukan 1/3 dari harta semua, agar wanita tidak mendapatkan lebih tinggi daripada laki-laki. Lihat Muhtashar Fiqhul Islami, hal. 778-779 dan Al-Mualimul Fara'idh, hal. 35

Bagian Nenek
Nenek yang mendapat warisan ialah ibunya ibu, ibunya bapak, ibunya kakek.
[1]. Tidak mendapat warisan, bila si mati meninggalkan ibu, sebagaimana kakek tidak mendapatkan warisan bila ada ayah.
[2] Mendapat 1/6, seorang diri atau lebih, bila tidak ada ibu. Lihat Muhtashar Fiqhul Islami, hal. 780

Bagian Saudari Sekandung
[1]. Mendapat ½, jika sendirian,tidak ada saudara sekandung, bapak, kakek, anak.
[2]. Mendapat 2/3, jika jumlahnya dua atau lebih, tidak ada saudara sekandung, anak, bapak, kakek.
[3]. Mendapat bagian ashabah, bila bersama saudaranya, bila tidak ada anak laki-laki, bapak. Yang laki mendapat dua bagian, perempuan satu bagian.

Bagian Saudari Sebapak
[1]. Mendapat ½, jika sendirian, tidak ada bapak, kakek, anak dan tidak ada saudara sebapak,saudara ataupun saudara sekandung
[2]. Mendapat 2/3, jika dua ke atas, tidak ada bapak, kakek, anak dan tidak ada saudara sebapak, saudara ataupun saudara sekandung.
[3]. Mendapat 1/6 baik sendirian atau banyak, bila ada satu saudari sekandung, tidak ada anak, cucu, bapak, kakek, tidak ada saudara sekandung dan sebapak.
[4]. Mendapat ashabah, bila ada saudara sebapak. Saudara sebapak mendapat dua bagian, dan dia satu bagian.

Bagian Saudara Seibu
Saudara seibu atau saudari seibu sama bagiannya
[1]. Mendapat 1/6, jika sendirian, bila tidak ada anak cucu, bapak, kakek.
[2]. Mendapat 1/3, jika dua ke atas, baik laki-laki atau perempuan sama saja, bila tidak ada anak, cucu, bapak, kakek.

[Ditulis berdasarkan kitab Mualimul Fara'idh, Tashil Fara'idh (Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin), Mukhtashar Fiqhul Islam, dan kitab-kitab lainnya]

Mundur Terhormat (oleh: Yudi Latif)


Kita harus tahu mengeja kembali etika politik dasar. Dengan menempatkan kebaikan, kemaslahatan, dan kebahagiaan bersama sebagai tujuan fundamental politik, posisi kekuasaan bukanlah untuk dikuduskan. Ia bisa diraih dan dilepas setiap saat tanpa obsesi dan ketakutan yang berlebih. Mencegah keburukan lebih utama ketimbang mempertahankan klaim kebenaran.

Presiden jerman Christian Wulff saja meletakkan jabatannya hanya ketahuan menerima fasilitas saat meminjam dana dari bank untuk mencicil rumah sebelummenjadi presiden. Pengunduran itu ia ambil demi mempertahankan kepercayaan publik, khususnya kepada kanselir Angela Markel yang tengah bergelut agar Jerman bisa keluar dari krisis di zona euro.

Belum lama berselang, menteri tenega kerja Korea Selatan juga mengundurkan diri setelah menuai kritik publik yang pedas, hanya kedapatan bermain golf ketika terjadi pemogokan buruh.

Kedua pembesar kedua Negara tersebut mundur dengan sukarela, tanpa menunggu pembuktian kesalahannya secara legal formal. Mereka sadar bahwa jabatan publik adalah suatu amanah kepercayaan public. Bukan hanya karena pelanggaran hukum seseorang pejabat harus mundur, melainkan juga karena kesalahan etis ketidakmampuan menjaga kepercayaan publik. Kegagalan merawat kepercayaan publik ini tidak selalu karena kesengajaan atau ketidakmampuan, tetapi bisa juga karena kelalaian atau bahkan kesialan.

Situasi ketidakpastian mengadang system ketatanegaraan kita. Hukum dijadikan satu-satunya ukuran untuk memutus perkara yang menyangkut para penyelenggara Negara sedangkan kepeercayaan publik pada objektivitas hukum itu sendiri merosot ke titik nadir.

Kasus megaskandal Bank Century terus mengantung, menunggu kepastian hukum sedangkan votum dewan rakyat telah dikeluarkan yang mengatakan adanya pelanggaran. Para pejabat yang telah dinyatakan bersalah secara poltik atau ditetapkan sebagai tersangka secara hokum terus dipertahankan atau hanya dipindahkan ke pos atau komisi lain dengan mengelabui nalar dan etika public.

Apakah semua itu disebabkan oleh kekosongan panduan etis dalam sistem ketatanegaraan? Tentu saja tidak. Yang sesungguhnya terjadi adalah kesenjangan yang lebar antara tuntutan “Negara dalam keadaan diam” (konstitusi) dan situasi ”Negara dalam kedaan bergerak” (praktik penyelenggaraan Negara).

Desain konstitusional UUD 1945 justru tidak terlalu mengandalkan solusi yuridis karena memberikan kepercayaan yang besar pada moral kenegarawanan para penyelenggara Negara. Pokok pikiran keempat Pembukaan UUD 1945, ketuhanan yang maha esa, menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab, “Mewajibkan pemeritah dan penyelenggara lainnya untuk memelihara budi pekerti kemanusiaan yang luhur dan memegang teguh cita-cita moral rakyat yang luhur.”

Salah satu contoh penyelesaian konflik ketatanegaraan yang menyandarkan penyelesaiannya pada moral kenegarawanan penyelenggara Negara adalah penyelesaian konflik antara pihak eksekutif dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Solusi atas hal ini, menurut Soepomo, disandarkan pada keluhuran moral kenegarawanan para petinggi Negara. “Kita harus percaya kepada kebijaksanaan dari kepala negara dan juga pembantu-pembantunya yang bukan pembantu biasa, melainkan orang-orang yang sangat terkemuka. Ahli Negara yang bukan hanya memperingati publik opini dan perasaan-perasaan umum dalam DPR, melainkan juga mengerti perasaan umum di dalam Negara mereka. Sudah tentu orang-orang menjadi staatman. Menjadi pegawai Negara yang begitu tinggi harus mempunyai perasaan tanggung jawab, bukan hanya kepada diri sendiri, melainkan juga kepada umum.”

Lantas, Soepomo menyimpilkan, “Akan tetapi, jika umpanya terjadi bahwa menteri tidak dikusai oleh Dewan Perwakilan Rakyat meskipun tidak dengan votum atau mosi tidak percaya, dalam kejadian demikian, ahli Negara yang bijaksana tentu harus mengerti sikap mana yang harus dijalankan. Dan, kalau perlu menteri sendiri yang minta akan meletakkan jabatannya harus mempunyai perasaan tanggung jawab, perasaan harga diri bagi diri sendiri yang mempunyai political feeling tentang hal ini. Jadi, haruslah percaya kepada kebijaksanaan para ahli Negara yang nanti ditempatakan dalam pemerintah pusat.”

Jadi, para peyelenggara Negara dalam mengemban tugasnya tidak hanya bersandar pada legitimasi hukum, tetapi juga perlu mempertimbangkan legitimasi moral. Jika solusi hukum sulit diandalkan dan kepercayaan menurun, maka etika politik harus dikedepankan.

Sumber: Resonansi Koran Republika

Kamis, 01 Maret 2012

Ada Peluang Lowongan Kerja Siam-Indo Concrete Products

A WINGS (Indonesia) and SIAM-CEMENT (Thailand) Groups Company. We are fiber cement manufacturing company located in Karawang (West Java). We invite candidates who strive for a challenge in their career to join us. The qualified candidates should have the following qualifications :


1. Job title : Mechanical Foreman

25 - 32 years old
Male
average in written and spoken English
Diploma in Mechanical engineering with minimum 3 years experiences in the same field
Bachelor degree in Mechanical engineering with minimum 2 years experiences in same field
Min. GPA : 2.80 (from scale 4.00)
Have experience to lead the group of worker
Can operate Auto Cad or others Cad programme
Familliar in Ms office
2 Job title : Drafter
21 - 26 years old
Male
average in written and spoken English
Diploma in Mechanical engineering
Min. GPA : 2.80 (from scale 4.00)
Have any Experience
Can operate Auto Cad or others Cad programme
Familliar in Ms office
3 Job title : Electrical Technicians
21 - 26 years old
Male
average in written and spoken English
Diploma in Electrical engineering
Min. GPA : 2.80 (from scale 4.00)
Fresh graduated and maximum 2 years experiences
Interest with computer programming
Familliar in Ms office
4 Job title : Mechanical Technicians
21 - 26 years old
Male
average in written and spoken English
Diploma in Mechanical engineering
Min. GPA : 2.80 (from scale 4.00)
Fresh graduated and maximum 2 years experiences
Can operate Auto Cad or others Cad programme
Familliar in Ms office
5 Job title : Electrical Engineer and Production/QC Engineer
23 - 28 years old
Male
good in written and spoken English
Bachelor degree in Electrical engineering
Min. GPA : 2.80 (from scale 4.00)
Fresh graduated and maximum 2 years experiences
Interest with computer programming
Familliar in Ms office
Job title : Mechanical Engineer and Production/QC Engineer
23 - 28 years old
Male
Good in written and spoken English
Bachelor degree in Mechanical engineering
Min. GPA : 2.80 (from scale 4.00)
Fresh graduated and maximum 2 years experiences
Can operate Auto Cad or others Cad programme
Familliar in Ms office
He must be smart, mature, fast learner, creative and dynamic person. Having good in teamwork, logical thinking and analyzing skill. He will be based at our plant in Karawang

Please send your complete application and resume in English to :

PT. SIAM INDO CONCRETE PRODUCTS
by Email to : iswandono@siam-indo.co.id

or KLIK on APPLY button for member ACC

atau datang langsung pada On Campus Recruitment yang akan dilaksanakan

Hari tanggal: Senin, 5 Maret 2012.
waktu : pukul 08.00 WIB
Tempat: Ruang sidang jurusan FTSP UII Lt. 1.
Kampus Terpadu UII
Jl. Kaliurang Km 14,5 Sleman Yogyakarta.

Datang dengan membawa CV lengkap beserta dokumen pendukung lainnya.

Keluarga Aktivis


Keluarga adalah komponen terkecil dalam masyarakat. Mereka menghimpun pribadi-pribadi yang terikat dalam hubungan darah. Keluarga pilar utama dalam perbaikan masyarakat dan Negara. Ketika tiap keluarga dalam anggota masyarakat baik, maka masyarakat itu akan menjadi baik. Apabila masyarakat baik maka Negara akan baik. Apabila tiap Negara baik maka dunia akan baik. Inilah efek domino yang ditimbulkan oleh sebuah keluarga.

Hasan al Bana menempatkan perbaikan keluarga setelah perbaikan individu atau pribadi dalam urutan maratibul amal. Allah SWT dalam al Quran telah berfirman dalam potongan ayat yang artinya jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka. Islam menyadari tentang pentingnya perbaikan sebuah keluarga.

Kita disini selaku manusia yang mendapat mandapat dari Allah SWT sebagai khalifah dan hamba di muka bumi, berkewajiban untuk bisa bersinergi dalam menjalankan perintah tersebut dengan segala potensi. Potensi manusia dan alam. Mereka adalah sumber daya yang harus dioptimalkan bukan dieksploitasi tanpa batas.

Selaku aktivis mahasiswa kita punya tanggung jawab dalam memperbaiki diri, keluarga, masyarakat, Negara dan dunia. Berawal dari pribadi yang baik mari kita tularkan kebaikan kepada orang dan alam sekitar kita. Pribadi yang baik harus mampu mengawali menularkan kebaikan itu dari keluarganya. Mereka mampu menyalurkan ruh kebaikan tersebut kepada seluruh anggota kelurga. Cita-cita kebaikan pun mampu menjadi pegangan dalam mewujudkan kebaikan itu. Pribadi dan keluarga saling mendukung dalam mewujudkannya. Apabila pribadi yang baik sudah mampu membuat keluarganya baik maka langkah berikutnya mereka keluar untuk membawa ruh kebaikan itu kepada masyarakat, Negara dan dunia.

Coba kita lihat sejarah negeri ini. Lihat Soekarno, keluarga mewarisi cita-cita dan semangat Soekarno dalam perjuangan Indonesia. Megawati selaku anak Soekarno selalu membawa cita-cita Soekarno dalam pidato atau langkahnya. Lihat Bung Hatta, anak juga selalu loyal dan terinspirasi dengan perjuangan bung Hatta dalam perjuangnya. Inilah keluarga aktivis Indonesia, masih banyak yang lain yang bisa kita contoh.

Kalau kita melihat sejarah islam. Rosulullah adalah sosok yang menginspirasi kita bagaimana gambaran keluarga aktivis. Istri beliau Khatijah adalah penyokong dana dalam perjuangan beliau dan juga orang yang selalu menenangkan ketika beban dakwah mulai menghimpit. Anak beliau Fatimah selalu menjadi garda depan dalam pembelaan terhadap perjuangan. Menantu beliau Ali dan juga sepupu dialah orang berani mengantikan di kamar ketika Rosulullah akan dibunuh. Inilah keluarga aktivis yang ada dalam kehidupan Rosulullah.

Nah bagaimana kita? Akan mampu membentuk keluarga yang seperti itu. Penulis berharap berawal dari tulisan ini, penulis mampu membawa keluarga penulis menjadi keluarga aktivis. Semoga bermanfaat. Salam perjuangan.

IZC, 1 Maret 2012.

Beasiswa S1 Paramadina


Untuk kelima kalinya Universitas Paramadina, Jakarta bekerjasama dengan para dermawan Indonesia dalam memberikan beasiswa S1 bagi pelajar berprestasi lulusan Sekolah Menengah Atas/sederajat.

Berikut program studi yang ditawarkan:

- Manajemen

- Falsafah dan Agama

- Ilmu Komunikasi

- Psikologi

- Hubungan Internasional

- Teknik Informatika

- Desain Komunikasi Visual

- Desain Produk Industri

Persyaratan penerima beasiswa:

- Siswa kelas 3 atau lulusan Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) atau sederajat dari seluruh Indonesia.

- Siswa kelas 3 atau lulusan SLTA atau sederajat, dengan nilai rata-rata NEM/UAN, STTB, dan Raport Kelas I, II dan III, minimum 8,00.

- Tanggal lahir 1 Januari 1989 dan setelahnya.

- Aktif dalam kegiatan organisasi intra dan ekstra sekolah.

- Mampu berbahasa Inggris atau bahasa asing lainnya.

- Tidak pernah terlibat tindak kriminal (penyalahgunaan narkotika dan miras, pemalsuan, pelecehan seksual dan tindakan asusila lainnya, serta tindak kekerasan).

- Memahami dan menyetujui semua persyaratan dan ketentuan yang berlaku dalam program beasiswa ini.

Batas akhir penyerahan formulir dan berkas pendaftaran Program Paramadina Fellowship 2012:

- Melalui pos, dengan stempel pos, 7 April 2012. Langsung diantar ke Universitas Paramadina, 14 April 2012. Formulir dan kelengkapan dokumen pendaftaran dapat diserahkan langsung ke Universitas Paramadina (Senin – Jum’at, pukul 09.00 – 16.00 WIB dan Sabtu, pukul 09.00 – 13.00 WIB) atau dikirim melalui pos ke: Tim Panel Paramadina Fellowship 2012 Universitas Paramadina Jl. Gatot Subroto Kav. 97 Jakarta, 12790.

Informasi lebih lanjut silakan menghubungi nomor yang tersedia: Untuk memperoleh informasi Paramadina Fellowship 2012, - Lina & Leo (Telp. +62 21 7918 1188 Ext. 888/200) - Muna Pratiwi, Koordinator Fellowship (Telp. +62 21 7918 1188 Ext. 232/235) atau kunjungi laman resmi universitas: paramadina.ac.id

sumber: http://www.pedomannews.com dan fb:Status Update For The Best Student